BEI Terapkan Aturan Baru Fraksi Harga Saham

Per tanggal 2 Mei 2016 BEI terapkan lima fraksi harga saham.

Mengenal Berbagai Tipe Investor

Anda termasuk tipe investor yang mana?

Tips Sebelum Pindah Bank KPR

Perhitungkan secara teliti apabila Anda akan memindahkan KPR ke bank lain.

Mesiasati Harga Jual-Beli Ketika Menjual Emas

Bagaimana menyiasati selisih/spread harga jual-beli emas ini agar kenaikan sesungguhnya yang akan kita peroleh tidak berkurang banyak?

Tips Menggunakan Kartu Kredit

Berikut ini informasi dan tips bagi Anda yang mempunyai atau ingin memiliki kartu kredit.

Rabu, 10 Mei 2017

Mengenal Emas Lokal atau Cukim

Apakah Anda pernah berinvestasi emas lokal (cukim)? Istilah emas lokal mungkin terdengar asing bagi beberapa orang. Sebenarnya investasi emas lokal ini sudah banyak dan lazim ditemui di Indonesia. Jika Anda baru pertama kali membeli emas, tentu saja Anda akan merasa bingung, apa bedanya dengan logam mulia bersertifikat.




Logam Mulia Bersertifikasi
Logam mulia bersertifikasi adalah logam mulia yang paling sering ditemui. Salah satu perusahaan di Indonesia yang memproduksi logam mulia bersertifikasi adalah PT. Aneka Tambang Tbk (ANTAM). Umumnya logam mulia bersertifikat dicetak dengan rapi dan bagus. Oleh sebab itu harga emas bersetifikat pasti lebih mahal.

Apakah ada keuntungan memiliki sertifikat tersebut? Tentu saja ada keuntungannya, yaitu emas yang Anda beli bergaransi memiliki kadar 24 karat. Tanggal di dalam sertifikat logam mulia tidak mempengaruhi harga jual kembali emas. Pada saat Anda menjual logam mulia bersertifikat, harga yang dihitung adalah harga emasnya saja. Anda dapat membeli emas atau logam mulia bersertifikat di butik atau toko emas dan toko online yang terpercaya. Anda sebagai pembeli harus lebih cermat, karena ada beberapa oknum tidak bertanggung jawab yang memalsukan emas dan sertifikatnya.

Emas Lokal (Cukim)
Selain logam mulia bersertifikat, terdapat juga emas lokal atau disebut cukim. Biasanya emas lokal ini dijual oleh toko-toko emas. Karena tidak ada sertifikatnya, maka emas lokal tidak dapat dipastikan kadar emasnya. Bisa saja emas yang Anda beli tidak memiliki kadar 24 karat, karena tercampur dengan logam lainnya.

Bentuk fisik emas lokal biasanya berbentuk batangan atau bongkahan-bongkahan kecil seperti kerikil. Mungkin Anda masih bingung, darimana toko emas memiliki emas lokal? Sebenarnya emas lokal adalah hasil peleburan perhiasan-perhiasan emas lalu kemudian dimurnikan. Kebanyakan toko emas tidak memiliki teknologi untuk mencetak secara rapi, sehingga emas lokal yang dijual berbentuk bola atau bongkahan kerikil. Harga jual dan harga beli emas lokal sama seperti harga emas logam mulia tanpa ada biaya sertifikat.

Kelemahan membeli atau berinvestasi emas lokal (cukim) adalah pada saat menjual kembali. Anda tidak dapat menjual emas lokal (cukim) di seluruh tempat, karena tidak semua toko emas bisa menerima kembali emas lokal (cukim). Anda hanya dapat menjual emas cukim di tempat Anda membelinya, karena toko emas tersebut yang tahu persis berada kadar emas tersebut.

Berikut tips jika Anda ingin membeli emas lokal:

  • Beli di toko emas yang terpercaya di kota Anda.
  • Jangan lupa minta tanda beli (nota pembelian) dan simpan baik-baik nota tersebut. Nota pembelian tersebut harus Anda sertakan saat menjual kembali emas cukim.
  • Sebelum membeli emas cukim, pastikan Anda sudah mengcek harga emas hari ini.
  • Simpan emas cukim di tempat yang aman, seperti di Safe Deposit Box atau brankas pribadi.
  • Masukkan emas cukim ke dalam plastik transparan beserta nota pembelian, agar tidak tertukar.
  • Jika Anda rutin membeli emas cukim, belilah di satu atau dua toko langganan. Jangan membeli emas cukim di toko yang berbeda-beda.




Rabu, 12 April 2017

Perbedaan Emas Putih dan Emas Kuning

Kebanyakan orang mengetahui emas berwarna kuning, padahal ada juga emas yang bewarna putih. Biasanya emas putih digunakan untuk perhiasan. Mulai dari anting-anting, kalung, cincin sampai dengan jam tangan. Emas putih dan emas kuning memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Jadi sebelum Anda berinvestasi, kenali terlebih dahulu karakteristiknya.



Sebenarnya emas putih terbuat dari emas kuning yang dicampur dengan logam lain agar warnanya menjadi putih dan dilapisi dengan rhodium agar tampilannya menjadi  berkilau. Akan tetapi lapisan rhodium ini tidak bertahan lama. Lapisan Rhodium tersebut dapat pudar atau hilang jika sering digunakan, bergesekan dengan benda-benda tajam atau terlalu sering memoles cincin. Tentu saja jika lapisan Rodhium menipis, maka emas putih tersebut akan pudar warnanya dan terlihat kekuningan.

Jika Anda ingin membeli emas putih, Anda perlu mengetahui cara merawatnya.

Hindari terbentur atau bergesekan dengan Benda Tajam.
Barang-barang yang terlalu sering digunakan akan memiliki risiko terbentur dengan benda-benda di sekitarnya. Hal itu juga berlaku pada emas putih. Jika perhiasan emas putih Anda terbentur, maka lapisan rhodium akan semakin menipis dan menyebabkan warna emas putih menjadi pudar.

Lakukan perawatan dengan Melapisi Ulang.
Apabila warna dari emas putih sudah mulai memudar, maka cara paling ampuh untuk mengatasinya dengan dilapisi Rhodium lagi agar warna emas putih kembali berkilau. Harga untuk pelapisan Rhodium ini tergantung pada seberapa pudarnya lapisan Rhodium pada emas putih dan seberapa tebal lapisan baru yang akan dibuat.

Jangan Memoles Emas Putih Terlalu Sering.
Kebanyakan orang berpikir bahwa emas putih yang terkena goresan akan dibawa ke toko perhiasan untuk dipoles kembali. Namun cara seperti itu tidaklah efektif karena dengan memoles emas putih, lapisan rhodium pada emas putih dapat terangkat sehingga lama-kelamaan warnanya juga akan semakin pudar.

Lalu apa saja kelebihan dan kekurangan dari emas putih dan emas kuning?

Kelebihan Emas Kuning:
  • Emas kuning terbuat dari campuran emas murni dengan tembaga dan zinc
  • Harga emas kuning lebih murah dibanding emas putih.
  • Emas kuning juga tidak perlu dilapisi ulang seperti emas putih.
  • Emas kuning lebih klasik dan elegant dibandingkan dengan emas putih.

Kekurangan Emas Kuning:
  • Emas kuning terlihat bagus saat digunakan dengan orang yang memiliki kulit berwarna sawo matang, tetapi jika digunakan oleh orang dengan warna kulit lebih cerah dan pucat akan terlihat pudar dan pucat.
  • Emas kuning harus dipoles secara berkala untuk mempertahankan kilaunya.
  • Emas kuning relatif lebih lunak dibanding emas putih sehingga lebih mudah tergores.

Kelebihan Emas Putih:
  • Emas putih terbuat dari campuran logam yang lebih kuat dibanding logam campuran emas kuning. Emas putih lebih kuat dan tahan lama dibanding emas kuning.
  • Emas putih tetap ringan dan mudah dibentuk.
  • Apabila menginginkan perhiasan berwarna putih keabu-abuan, maka emas putih adalah alternatif pilihan yang lebih murah dibanding platinum atau titanium.
  • Emas putih bisa membuat berlian terlihat lebih bersinar, sedangkan emas kuning akan membuat berlian terlihat kekuning-kuningan.
  • Apabila menginginkan perhiasan yang terlihat modern, maka emas putih adalah pilihan yang tepat.

Kekurangan Emas Putih:
  • Beberapa emas putih mengandung nikel, sehingga menyebabkan reaksi alergi pada orang yang memiliki kulit sensitif.
  • Kebanyakan emas putih menggunakan lapisan rhodium untuk membuatnya lebih bersinar. Akan tetapi lapisan rhodium dapat pudar sehingga Anda harus melapisinya lagi setidaknya setahun sekali.





Selasa, 07 Maret 2017

Waspadai Sering Gestun Kartu Kredit

Gesek tunai atau yang biasa disebut dengan “Gestun” seringkali dilakukan oleh sebagian masyarakat Indonesia saat ini. Dengan melakukan gestun ini, pemegang kartu kredit seolah-olah berbelanja lewat merchant kartu kredit, tapi yang di peroleh bukanlah barang, melainkan uang. Lalu mengapa masyarakat lebih banyak memilih mengambil uang tunai dengan menggesek kartu kredit di merchant daripada lewat mesin ATM?



Gesek tunai biasa dilakukan di merchant-merchant tertentu yang menyediakan transaksi gestun tersebut. Gestun sendiri merupakan suatu transaksi menarik sejumlah uang dengan cara menggunakan kartu kredit di merchant-merchant kartu kredit yang menyediakan layanan gesek tunai. Biaya yang dikenakan merchant pun lebih murah dibandingkan tarik tunai langsung di mesin ATM.

Karena alasan seperti inilah yang memberikan sinyal kepada pebisnis handal untuk memanfaatkan peluang sehingga bisnis gesek tunai marak di lakukan oleh banyak orang. Semakin berkembangnya penggunaan kartu kredit di sebuah kota, semakin menjamur bisnis tarik tunai kartu kredit seperti ini. Tidak bisa dihentikan atau ditiadakan.

Banyak pemegang kartu kredit yang terjebak dengan utang karena praktek gesek tunai alias gestun kartu kredit. Dengan kemudahan menggesek kartu kredit, mereka terlalu terlena mendapatkan uang tunai secara mudah, kegiatan gali lubang tutup lubang dan akhirnya tidak mampu membayar tagihan kartu kredit bahkan tak mampu membayar tagihan minimum.

 Ketua Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Darmadi Sutanto‎‎ mengungkapkan, hobi berisiko ini dapat menyeret pelakunya atau yang biasa disebut gestuner dengan beban utang yang akan semakin membengkak. “Gesek Tunai itu kesannya bisa dapat uang dengan mudah tanpa kita harus berkeringat. Namun perlu diingat, pada dasarnya uang yang ditarik tersebut bukanlah uang tabungan atau uang dari sumber pendanaan nyata. Itu adalah utang yang harus dibayar pemilik kartu,” ujar Darmadi. 

Selain sifatnya yang berupa utang, dana hasil gestun inipun bukanlah dana murah. Utang yang sifatnya kredit konsumtif ini memiliki bunga yang tidak kecil yakni sekitar 2-2,2% per bulan atau 24-32% per tahun. Disarankan untuk menghindari praktek gestun, harus lebih bijaksana dan berhati-hati dalam menggunakan fasilitas gestun ini, karena salah penggunaannya akan membawa Anda ke dalam bencana.

Jumat, 17 Februari 2017

Mengenal Bisnis Peer to Peer Lending

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada bulan Desember 2016 lalu, telah meresmikan aturan tentang layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi. Aturan tersebut harus ditaati oleh para penyelengara layanan dan bisnis pinjaman, yang saat ini biasa disebut peer to peer lending (P2P lending). Sebelum Anda ikut dalam bisnis ini, Anda perlu mengetahui cara kerja dan resiko yang mungkin timbul dalam bisnis pinjam meminjam ini.



Cara Kerja
Secara umum, bisnis ini melibatkan tiga pihak yaitu: peminjam (borrower), pemberi pinjaman (investor), dan pihak penyelenggara yang menjalankan sistem ini. Borrower bisa meminjam uang dalam jumlah tertentu dengan bunga kompetitif dan kemudahan dalam mendapatkan pinjaman. Investor bisa meminjamkan uang dan mendapatkan imbal hasil atau bunga tertentu.

Sedangkan perusahaan penyelenggara memeriksa dan mengukur resiko borrower, apakah debitur layak diberikan pinjaman. Penyelenggara juga akan terus memantau dan melakukan penagihan kepada borrower, dan akan melakukan tindakan yang diperlukan untuk memastikan uang Investor bisa dikembalikan sesuai perjanjian.

Keamanan
Untuk faktor keamanan, perusahaan P2P lending harus tuntuk pada aturan OJK. Diantaranya adalah:

Modal minimal Rp 2,5 miliar
Untuk menyelenggarakan bisnis P2P lending, OJK mengharuskan kepemilikan modal minimal Rp2,5 miliar.

Batas maksimal pinjaman dan bunga
OJK membatasi maksimal pemberian dana pinjaman dalam bisnis P2P Lending ini sebesar maksimal Rp2 miliar. Untuk bunga, OJK tidak menetapkan batas yang diperbolehkan.

Kewajiban menggunakan escrow account
Dalam bisnis P2P Lending, penyelenggara tidak boleh menyentuh sepeser pun dana pinjaman yang mengalir dari pemberi pinjaman kepada borrower, dan sebaliknya. Perusahaan hanya boleh menerima komisi dari setiap transaksi pinjaman yang terjadi di sistem perusahaan.

Untuk memastikan hal tersebut, OJK pun mewajibkan penyelenggara P2P Lending untuk menyediakan virtual account bagi setiap investor dan borrower. Para investor nantinya akan mengirimkan dana pinjaman ke virtual account tersebut.

Faktor Risko
Dalam dunia investasi, pasti ada faktor risiko walaupun bisnis ini sudah diatur oleh OJK, dan penyelenggara sudah berusaha membuat sistem yang bagus. Pastikan Anda sudah mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai perusahaan P2P lending. Anda juga bisa memilih antara dua jenis P2P lending, yaitu pinjaman bisnis yang berisiko lebih rendah, atau pinjaman personal yang berisiko lebih tinggi tetapi dengan return yang lebih tinggi juga.


Kamis, 05 Januari 2017

Review Hasil Investasi Tahun 2016

Di tahun 2016 kita ketahui banyak terjadi berbagai gejolak kondisi ekonomi dan politik. Dari sisi politik tentu saja bertepatan dengan pilpres AS, demo di Jakarta, dan pilgub DKI Jakarta yang mampu mengubah pikiran investor untuk menarik sementara investasi dan mengambil posisi wait and see.

Dari segi ekonomi, perubahan suku bunga The Fed juga turut mengganggu iklim investasi saham dalam negeri. Pelemahan ekonomi secara global juga turut andil. Untungnya program pemerintah yang menggalakan pembangunan infrastruktur dalam negeri sedikit menolong kondisi investasi di tahun 2016.

Berikut hasil rangkuman rata-rata pertumbuhan berbagai macam investasi selama tahun 2016.

Indeks Reksadana Saham: 5,04%
Indeks Reksadana Campuran: 7,92%
Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 8,19%
Indeks Harga Saham Gabungan: 11,16%
Indeks Obligasi Pemerintah: 10,49%
Indeks Obligasi Korporasi: 9,6%
Indeks Obligasi Syariah: 6,99%
Logam Mulia: 4,52%
Bank Deposito: 6,5%

Rabu, 16 November 2016

Amankah Pinjaman Uang Tunai Secara Online

Saat ini jasa pinjaman uang tunai secara online mulai menjamur. Hal ini menunjukkan tingkat permintaan di Indonesia yang tinggi terhadap pinjaman uang tunai secara instan dan cepat. Tetapi apakah fenomena ini memang benar membantu masyarakat ataukah justru malah merugikan.


Dari hasil cek beberapa situs online yang menyediakan pinjaman uang tunai, rata-rata meminjamkan uang antara 2 juta hingga 10 juta rupiah. Untuk skema pengembalian fleksibel hingga satu tahun. Biaya administrasi bervariasi, antara 50 ribu hingga 200 ribu rupiah. Sedangkan bunga yang dibebankan rata-rata 3% per bulan atau hingga 36% per tahun!

Cukup dengan melihat dari pola biaya administrasi dan bunga yang tinggi, sistem pinjaman tunai ini tak ubahnya sama seperti hutang dengan kartu kredit. Tetapi dengan kemudahan yang ditawarkan cukup menggoda masyarakat yang membutuhkan uang instan. Hanya dengan modal KTP dan slip gaji saja tanpa perlu agunan, pinjaman sudah bisa didapatkan hari itu juga. Sangat jauh berbeda dengan pinjaman melalui bank yang harus melalui prosedur dan pencairan yang lama, belum lagi resiko aplikasi ditolak.

Layanan pinjaman tunai ini jelas sekali tidak menguntungkan karena beban bunga yang amat tinggi. Selain itu juga akan sangat mengganggu keuangan Anda, jika tidak tepat waktu melunasi hutang. Oleh karena itu pinjaman ini tidak disarankan. Jika Anda memang sedang membutuhkan uang tunai lebih baik Anda mencari alternatif lain yang sesuai dengan kemampuan finansial Anda dan tidak menimbulkan masalah besar di kemudian hari.

Jumat, 16 September 2016

Manfaat dan Tips Cicilan 0% dengan Kartu Kredit

Promo cicilan 0% sering kali digencarkan oleh bank penerbit kartu kredit, baik untuk pembelian produk furniture, elektronik hingga tiket pesawat. Program seperti ini berhasil mengundang minat para konsumennya. Apabila sudah menggunakan embel-embel cicilan 0% konsumen tak ragu berbelanja menggunakan kartu kredit miliknya. Tapi bagaimana sebenarnya cara kerja program cicilan 0% dari kartu kredit?


Skema cicilan yang memungkinkan Anda menggunakan kartu kredit untuk melakukan transaksi, dan membayar total harga pembelian dengan angsuran selama beberapa bulan bahkan beberapa tahun. Cicilan ringan 0% adalah cicilan yang memungkinkan hal di atas dilakukan tanpa bunga sama sekali selama periode cicilan. Jadi, di sini tidak ada bunga tertagih atas pembelian produk yang menggunakan program cicilan 0%.

Bagaimana Cara Kerjanya? Ketika Anda membeli produk yang bisa diangsur dengan promo cicilan ringan 0% maka tagihan Anda akan berubah. Misalnya, Anda membeli barang elektronik seharga Rp 6 juta dengan program cicilan ringan 0% dari kartu kredit yang Anda miliki. Lalu, Anda menggunakan periode cicilan selama 6 bulan. Maka, jumlah tagihan tertagih Anda setiap bulan adalah Rp 6juta/6 bulan = Rp 1 juta setiap bulan. Anda wajib melunasinya selama 6 bulan.

Anda wajib melunasi cicilan per bulannya tepat waktu. Pastikan jumlah yang dibayar sesuai dengan tagihan sesuai ilustrasi di atas, yaitu Rp 1 juta setiap bulan. Bila Anda membayar sejumlah nominal tersebut dan mematuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku maka Anda tidak akan dikenakan bunga sama sekali.

Dengan adanya program ini, Anda bisa memperoleh manfaat membeli suatu barang yang diincar tanpa harus dikenai bunga besar selama periode waktu tertentu. Pembayaran yang dilakukan juga menguntungkan konsumen karena terasa ringan.

Untuk mendapatkan program ciclan 0%, Anda harus memastikan outlet telah bekerja sama dengan untuk program ini. Sebelum melakukan pembelanjaan, periksa juga persyaratan dan ketentuan yang berlaku yang harus dipatuhi dalam program cicilan ringan 0%. Ada beberapa syarat yang biasanya diajukan oleh pihak bank, yaitu:
a. Hanya kategori barang tertentu yang dapat dibeli dengan menggunakan program cicilan ringan 0%
b. Ada pilihan periode angsuran yang ditawarkan untuk program cicilan yang pada umumnya selama 3, 6 dan 12 bulan.
c. Adanya biaya administrasi atau biaya angsuran tambahan yang dikenakan untuk program cicilan
d. Ada minimal nilai pembelian.
tersebut.

Setelah Anda memastikan dan setuju dengan syarat dan ketentuan yang berlaku maka lakukan pembelian dengan menggunakan kartu kredit seperti biasa.
Setelah terjadi kesepakatan antara Anda dan pihak outlet maka transaksi berhasil, dan Anda sudah sah menggunakan program cicilan ringan 0%. Langkah selanjutnya yakni pastikan Anda disiplin membayar jumlah angsuran pada tagihan kartu kredit berikutnya.

Selasa, 23 Agustus 2016

BI Kenalkan Suku Bunga Acuan 7-Day Repo Rate

Bank Indonesia memperkenalkan suku bunga acuan atau suku bunga kebijakan baru yaitu BI 7-Day Repo Rate, yang akan berlaku efektif sejak 19 Agustus 2016. Selain BI Rate yang digunakan saat ini, perkenalan suku bunga kebijakan yang baru ini tidak mengubah stance kebijakan moneter yang sedang diterapkan.


BI memperkenalkan sistem suku bunga acuan yang baru agar suku bunga kebijakan dapat secara cepat memengaruhi pasar uang, perbankan dan sektor riil. Instrumen BI 7-Day Repo Rate sebagai acuan yang baru memiliki hubungan yang lebih kuat ke suku bunga pasar uang, sifatnya transaksional atau diperdagangkan di pasar, dan mendorong pendalaman pasar keuangan.

Pada masa transisi, BI Rate akan tetap digunakan sebagai acuan bersama dengan BI Repo Rate 7 Hari. Penguatan kerangka operasi moneter ini merupakan hal yang lazim dilakukan di berbagai bank sentral dan merupakan best practice internasional dalam pelaksanaan operasi moneter. Kerangka operasi moneter senantiasa disempurnakan untuk meningkatkan efektivitas kebijakan. Khususnya untuk menjaga stabilitas harga.

Penguatan kerangka operasi moneter juga mempertimbangkan kondisi makroekonomi yang kondusif dalam beberapa waktu terakhir, yang memberikan momentun bagi upaya penguatan kerangka operasi moneter.

Jumat, 19 Agustus 2016

Pemerintah RI Terbitkan Investasi Sukuk Tabungan

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementrian Keuangan menerbitkan surat utang negara berbentuk sukuk tabungan ST-001. Sukuk tabungan ini akan ditawarkan pada tanggal 22 Agustus 2016 sampai 2 September 2016.


Sukuk Tabungan adalah produk investasi berbasis syariah yang ditujukan bagi investor individu Warga Negara Indonesia. Sukuk Tabungan merupakan varian dari Sukuk Ritel yang juga merupakan instrumen investasi.

Sebagai salah satu varian produk Sukuk Negara untuk investor individu, Sukuk Tabungan dapat lebih terjangkau oleh berbagai lapisan masyarakat Indonesia karena minimum pembelian yang lebih rendah  yaitu hanya Rp 2 juta. Sukuk Tabungan ini juga memberikan imbalan tetap setiap bulan (fixed coupon) yaitu sebesar 6,90% per tahun, dan memiliki jangka waktu yang sesuai dengan kebutuhan tabungan investasi masyarakat (2 tahun). Meskipun Sukuk Tabungan tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, namun ada fasilitas pencairan sebelum jatuh tempo (early redemption), maksimal 50% dari kepemilikan di bulan ke-12.

Hasil penerbitannya digunakan untuk membiayai pembangunan berbagai proyek-proyek APBN di Indonesia. Sukuk Tabungan juga memberikan kesempatan investasi berbasis syariah kepada seluruh masyarakat Indonesia serta mengembangkan pasar keuangan syariah dalam negeri.

Sukuk tabungan ini dapat diperoleh di bank-bank agen penjual yang ditunjuk pemerintah yaitu:

  • Bank BRISyariah
  • Bank BCA
  • Bank CIMB Niaga
  • Bank Danamon
  • Bank DBS
  • Bank Mandiri
  • Maybank Indonesia
  • Bank Mega
  • Bank Muamalat
  • BNI
  • Bank OCBC NISP
  • Bank Panin
  • Bank Permata
  • BRI
  • Bank Syariah Mandiri
  • BTN
  • Citibank 
  • Bank ANZ

Hasil penawaran Sukuk Tabungan ini akan digunakan untuk membiayai defisit pada 2016. Menurut survei pasar dari agen penjual, penawaran Sukuk Tabungan diperkirakan mencapai Rp3 triliun.

Senin, 02 Mei 2016

BEI Terapkan Aturan Baru Fraksi Harga Saham

Terhitung sejak tanggal 2 Mei, Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi memberlakukan aturan baru fraksi harga saham. Melalui Surat Keputusan Direksi BEI No Kep-00023/BEI/04-2016, BEI memberlakukan lima satuan fraksi harga.


Dengan berlakunya aturan ini, Keputusan Direksi BEI No Kep-00071/BEI/11-2013 tanggal 8 November 2013 tentang perubahan satuan perdagangan dan fraksi harga tak berlaku lagi. Analis yakin, perubahan fraksi harga bisa menggairahkan bursa.

Hans Kwee, Direktur Investa Saran Mandiri, menilai, dua kelompok harga, yakni di bawah Rp 200 dan antara Rp 200 hingga Rp 500, akan menjadi kelompok harga favorit investor ritel. "Berpotensi lebih cepat meraup keuntungan," ungkapnya, Minggu (1/5).

Aturan fraksi harga saham yang berlaku sebagai berikut:
Fraksi harga Rp1: Rp50-Rp200
Fraksi harga Rp2: Rp200-Rp500
Fraksi harga Rp3: Rp500-Rp2000

Kelompok Harga Fraksi Harga
Rp50-Rp200 Rp1
Rp200-Rp500 Rp2
Rp500-Rp2000 Rp5
Rp2000-Rp5000 Rp10
> Rp5000 Rp25

Investor ritel memang kurang menyukai aturan lama. Fraksi harga lama kerap identik dengan pro asing, yang notabene investor besar, bukan untuk kepentingan pemodal ritel. "Dengan berlakunya aturan baru, investor ritel kemungkinan lebih aktif bertransaksi di bursa daripada tahun lalu," ungkap Hans.

Ia memprediksi, volume transaksi akan bertambah 5% setelah aturan baru berlaku. Prediksi tersebut didukung prospek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cenderung menanjak dibandingkan tahun lalu.

Sejak awal tahun hingga Jumat (29/5) lalu atau year-to-date (ytd), IHSG sudah naik 5,35%. Satrio Utomo, Kepala Riset Universal Broker Indonesia, belum bisa memprediksi penambahan volume transaksi saham pasca pemberlakuan aturan baru fraksi harga.

Namun Satrio menilai, apabila rata-rata volume transaksi harian pada 2013 mencapai 6,24 miliar, maka pada tahun ini diharapkan di atas angka tersebut. Sepanjang 2015, rata-rata volume transaksi harian mencapai 5,98 miliar.

Dia memprediksi, ada tiga kelompok harga yang berpotensi menguntungkan. Yakni kelompok Rp 200, Rp 500 dan Rp 2.000. "Jika main satu poin saja sudah mendapat untung," kata Satrio.

Rabu, 24 Februari 2016

Emas Batangan Motif Batik Mulai Dijual di Yogyakarta

Akhir tahun 2015 lalu, PT Aneka Tambang meluncurkan emas batangan dengan varian baru, yaitu bermotik batik. Varian ini mulai dipasarkan di outlet-outlet resmi Antam di Yogyakarta dan sekitarnya. Outlet di Yogyakarta bertempat di Jalan Laskda Adi Sucipto 26.



Emas batangan dengan motif batik ini merupakan representasi budaya nasional Indonesia, diharapkan dapat menambah nilai estetika dari produk emas batangan bagi investor dan kolektor emas.

Logam mulia corak batik ini tersedia dalam 4 corak yaitu Kawung Picis, Sido Mukti, Parang Barong, dan Mega Mendung, serta mempunyai pilihan ukuran 10 dan 20 gram.

Bagi Anda yang ingin mengoleksinya, Anda harus merogoh kocek lebih dalam, pasalnya harga dipatok lebih mahal 40-50 ribu per gram daripada emas batangan biasa. Desain motif khusus dan kemasan yang istimewa mendasari harga yang ditetapkan lebih tinggi.

Kamis, 16 April 2015

Tips Mengamankan Rekening Bank Anda dari Kejahatan

Akhir-akhir ini kejahatan terhadap nasabah bank semakin meningkat. Berbagai teknik dilakukan mulai dari penipuan berkedok petugas bank gadungan, undian berhadiah, hingga metode phising atau menggunakan software ilegal. Berikut ini beberapa tips mengamankan rekening bank anda dari kejahatan dengan metode phising.


Arti dari metode penipuan phising secara umum adalah sebagai berikut:
Tindakan memperoleh informasi pribadi seperti User ID, PIN, nomor rekening bank, nomor kartu kredit Anda secara tidak sah. Informasi ini kemudian akan dimanfaatkan oleh pihak penipu untuk mengakses rekening, melakukan penipuan kartu kredit atau memandu nasabah untuk melakukan transfer ke rekening tertentu dengan iming-iming hadiah.

Ada beberapa detail metode yang dilakukan penipu yaitu:
  1. Penggunaan alamat e-mail palsu dan grafik untuk menyesatkan Nasabah sehingga Nasabah terpancing menerima keabsahan e-mail atau web sites. Agar tampak meyakinkan, pelaku juga seringkali memanfaatkan logo atau merk dagang milik lembaga resmi, seperti bank atau penerbit kartu kredit. Pemalsuan ini dilakukan untuk memancing korban menyerahkan data pribadi, seperti password, PIN dan nomor kartu kredit
  2. Membuat situs palsu yang sama persis dengan situs resmi atau pelaku phishing mengirimkan e-mail yang berisikan link ke situs palsu tersebut.
  3. Membuat hyperlink ke website palsu atau menyediakan form isian yang ditempelkan pada e-mail yang dikirim.

Kejahatan ini bisa berhasil karena memanfaatkan ketidak-tahuan nasabah. Agar Anda tidak terkena kejahatan tersebut, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
  1. Hapalkan dengan benar, dan selalu ketikan URL untuk alamat website resmi bank Anda pada menu alamat di browser Anda.
  2. Jangan pernah membagi atau memberikan User ID atau PIN Anda pada orang lain bahkan staf Bank sekalipun. Pihak bank tidak pernah menanyakan nomor PIN untuk alasan apapun.
  3. Pihak bank tidak pernah memberikan ancaman atau himbauan kepada nasabah terkait rekeningnya. Sebagai contoh, jika Anda mendapatkan e-mail yang berisi pemberitahuan bahwa Bank akan menutup rekening atau User ID Anda, jika tidak melakukan konfirmasi dengan data-data pribadi, silahkan abaikan dan jangan membalas atau mengklik link yang ada pada e-mail tersebut.
  4. Jangan terpancing untuk mengikuti anjuran melakukan transfer ke rekening tertentu, dengan tujuan mendapatkan hadiah undian. Sebaiknya hubungi langsung call center bank Anda atau ke kantor cabang untuk mendapatkan informasi lebih lengkap.
  5. Usahakan menggunakan software asli atau yang gratis (open source) dan hindari software bajakan, karena rentan disusupi software ilegal atau malware yang dapat membobol rekening Anda.

Website resmi bank dapat Anda kenali dari menu alamat akan muncul gambar gembok dan nama perusahaan bank.

Sedangkan untuk website gadungan milik penipu dari segi tampilan memang benar-benar persis sama, tetapi bisa Anda lihat dari alamat website adalah salah.

Senin, 06 April 2015

Siapa yang Membutuhkan Asuransi Jiwa


Ada beberapa anggapan keliru dari orang Indonesia mengenai asuransi jiwa, diantaranya asuransi yang sia-sia, tidak menguntungkan, dan masih banyak komentar lain yang justru mengakibatkan orang bersikap antipati terhadap semua produk asuransi. Bahkan di salah satu artikel di majalah Gemari dikatakan bahwa “Orang Indonesia cenderung konsumtif, tidak memikirkan bagaimana nantinya. Sehingga kesadaran memiliki asuransi masih kurang.


Hanya sedikit orang di Indonesia yang menyadari bahwa mengasuransikan diri merupakan bagian penting dari kehidupan. Hal ini bisa dipahami, karena sebagian besar masyarakat Indonesia masih harus bergelut dengan permasalahan bagaimana memenuhi kebutuhan primernya (makan, sandang dan papan).

Sebenarnya tidak semua orang butuh asuransi jiwa. Anda harus mengetahui kondisi Anda dahulu sebelum memutuskan untuk mengambil asuransi jiwa. Berikut beberapa pedoman yang bisa jadi patokan:

1. Ada tanggungan
Definisi tanggungan di sini adalah ada orang yang biaya hidupnya ditanggung dari penghasilan Anda. Dan ini tidak melulu harus diartikan sebagai anak dan istri, bisa jadi orang tua, atau saudara. Kalau memang butuh asuransi, perhitungkan jumlah pertanggungan yang mencukupi. Perkirakan apakah dana pertanggungan yang Anda dapat nanti itu cukup untuk membiayai biaya hidup semua orang yang menjadi tanggungan Anda selama paling tidak 10 tahun ke depan.

2. Ada kewajiban hutang
Selain tanggungan, parameter lainnya adalah kewajiban (hutang), terutama kredit yang bernilai besar (kredit mobil atau rumah). Asuransi jiwa penting agar kerabat Anda tidak mendapat beban hutang apabila seandainya Anda mendapat musibah. Pihak asuransi akan meng-cover kewajiban hutang Anda sehingga tidak merepotkan keluarga Anda.

Selasa, 24 Maret 2015

Mengatasi Hutang Kartu Kredit Melilit

Jika Anda yang saat ini merasa gundah, bahwa hutang Anda sudah menumpuk begitu banyak, padahal Anda tahu bahwa Anda harus menyisihkan sebagian uang untuk mengantisipasi kondisi tak terduga (dana darurat) selama 3 – 6 bulan, berinvestasi untuk masa depan, membeli asuransi dan menyiapkan pensiun. Tetapi saat ini hal tersebut hampir tidak mungkin dilakukan karena hampir separuh dari penghasilan Anda digunakan untuk membayar cicilan hutang kartu kredit yang tidak pernah usai. Apa yang harus dilakukan?



Berikut beberapa tips ringan yang akan membantu Anda dalam menyelesaikan masalah hutang.

1. Berhenti menambah hutang kartu kredit anda. 
Masalah hutang menjadi lebih ringan di awali dari langkah sederhana namun penting ini. Tahukah Anda penyebab utama orang menggunakan kartu kreditnya adalah karena kartu kreditnya ada di dalam dompet yg dengan mudah dikeluarkan dan digunakan. Coba Anda tinggalkan kartu kredit itu di rumah dan simpan dalam lemari. Dengan cara ini Anda sudah menutup satu pintu kemudahan dalam menggunakan kartu kredit.

2. Kurangi jumlah kartu kredit anda. 
Anda tidak membutuhkan lebih dari 2 kartu kredit. Setiap kali menawarkan kartu kredit baru pihak bank akan merayu Anda dengan memuji Anda sebagai nasabah pilihan dan sebagainya. Tetapi, ketika Anda dalam kesulitan, bukan pujian yang anda dapatkan tetapi masalah dengan pihak bank. Cermatlah dalam menerima tawaran kartu kredit, jika tidak Anda butuhkan tegaskan diri Anda untuk berkata tidak. Dengan membatasi jumlah kartu kredit Anda, juga membatasi jumlah hutang Anda dan kebebasan berhutang. Jika sudah terlalu besar maka limit kartu kredit akan membatasi gerakan Anda. Jangan tembus limit kartu kredit karena Anda akan harus membayar bunga yang lebih tinggi lagi.

3. Buat anggaran bulanan. 
Catat pengeluaran dan penghasilan Anda setiap bulannya. Buat agar penghasilan Anda cukup memadai untuk satu bulan tanpa harus menggunakan kartu kredit lagi. Kemudian buat anggaran untuk satu tahun berdasarkan data bulan-bulan sebelumnya. Jika ada surplus, rencanakan untuk membaginya dalam 12 bulan sebagai tambahan pembayaran cicilan hutang Anda. Dan jika defisit anggaran, maka Anda harus mengatur kembali agar cukup memadai.

4. Hindari pembayaran minimal. 
Tahukah Anda kenapa pihak bank menetapkan pembayaran minimal yang sangat rendah untuk kartu kredit? Agar Anda terus membayar bunganya saja yang berperan sebagai sumber penghasilan bank, sedangkan pokok hutangnya sangat pelan sekali berkurangnya. Dibutuhkan waktu berbulan-bulan untuk melunasi penggunaan kartu kredit Anda jika membayar dalam jumlah minimal. Begitu ada dana lebih, segera bayarkan untuk mengurangi hutang. Dan bayarkan dalam jumlah yang tetap, seolah-olah Anda membayar iuran bulanan yang tidak berubah.

5. Miliki target pelunasan hutang. 
Miliki kekuatan target agar Anda mengerti kapan hutang Anda harus berakhir. Yang harus disadari adalah masalah hutang Anda mungkin tidak akan selesai dalam waktu semalam, tapi pasti akan berakhir dengan berjalannya waktu. Jadi, tetaplah semangat dan optimis dan nikmati prosesnya.

6. Buat rencana menabung. 
Dengan adanya rencana menabung, Anda tahu bahwa jika rencana penyelesaian hutang Anda gagal, maka Anda tidak bisa naik ke tingkat berikutnya, yaitu menabung dan berinvestasi. Semakin lama Anda menunda berinvestasi dan menabung, semakin dalam problem keuangan Anda . Untuk ini Anda bisa menggunakan bantuan perangkat lunak keuangan untuk membuat perhitungan sederhana Anda, atau juga bisa Anda konsultasikan dengan perencana keuangan.

Senin, 09 Maret 2015

Mengenal Berbagai Tipe Investor

Ada berbagai macam tipe investor, dimana dalam menghadapi situasi tertentu masing-masing tipe investor mempunyai sikap tersendiri. Sebagai contoh apabila indeks harga saham Indonesia menurun. situasi yang sama ini akan dibaca secara berbeda oleh investor yang memiliki gaya investasi yang berbeda-beda. Berikut ini adalah berbagai tipe investor pada umumnya.



1. Investor DCA
DCA (Dollar Cost Average) adalah metode investasi secara berkala. Di mata DCA-ers, tidak ada bedanya market sedang naik atau turun. Investor jenis ini secara berkala akan memasukkan dana dalam jumlah tertentu untuk berinvestasi. Investor jenis ini biasanya paling tidak stres menghadapi kondisi market yang bergejolak.

Kelebihan:
- Investor jenis memperkecil risiko masuk ke market pada saat yang tidak tepat. Market yang volatile bukanlah musuh baginya.
- Dapat mencicil investasinya sehingga tidak terasa terlalu berat.


Kekurangan:

- Jika market sedang "bagus-bagusnya" return investasinya tidak akan sekencang dari para one-time shoot investor. Biasanya pada kondisi market bullish, investor ini akan merasa ketinggalan kereta.
- Pada market yang cenderung turun berkepanjangan, ada kemungkinan investor ini akan merasa sedikit stres karena investasinya tidak juga menghasilkan keuntungan.

Kunci kesuksesan investor jenis DCA-ers adalah disiplin, disiplin, dan disiplin. Tanpa kedisiplinan plan investasi akan semakin kacau. Tingkatkan pelan-pelan jumlah yang Anda investasikan secara berkala. Peningkatan ini bisa dilakukan setiap 1-2 tahun sekali.


2. One-Time Shooters

Investor penganut one-time shooters akan memasukkan dana investasinya satu kali sekaligus. Biasanya investor jenis ini secara sangat hati-hati mencari momen yang pas. Misalnya pada saat market sedang jatuh. Setelah berinvestasi, investor jenis ini biasanya tutup mata dan melihat hasil investasinya beberapa tahun ke depan.

Kelebihan:
- Jika menaruh dananya pada saat yang tepat, investor one-time shooters akan memperoleh keuntungan maksimum.
- Investor jenis ini cenderung diuntungkan pada saat market bullish, apalagi dalam jangka panjang.


Kekurangan:

- Kesalahan timing dalam memasukkan dana investasinya seringkali akan mengakibatkan investor ini terpaksa harus memperpanjang jangka waktu investasinya.
- Market yang fluktuatif dan tidak begerak ke mana-mana cenderung kurang menguntungkan bagi investor ini.
- Market yang turun berkepanjangan merupakan momok bagi investor jenis ini. Kadangkala kondisi tersebut dapat menyebabkan frustasi.

Investor jenis ini harus memiliki horison investasi yang cukup panjang sehingga diharapkan investasinya akan membuahkan hasil, karena saham cenderung naik untuk jangka panjang. Disarankan jangan terlalu banyak melihat perkembangan investasinya karena pada kondisi market yang memburuk hanya akan menyebabkan ingin redeem dana investasi.


3. Market Timers atau Traders

Biasanya investor jenis ini adalah tipe yang suka "berpetualang", dan seringkali bermain dalam jangka pendek. Investor jenis ini bagaikan seorang surfer yang berusaha mengarungi ombak agar bisa maju. Risiko yang dihadapi memang besar namun potensi keuntungan yang bisa diharapkan juga besar.

Kelebihan:
- Jika mampu masuk dan keluar di saat yang tepat, pola investasi ini dapat sangat menguntungkan.
- Jika cukup "tangkas", investor ini dapat terhindar dari kerugian besar akibat penurunan market yang berkepanjangan.
- Market yang fluktuatif adalah "sahabat" seorang market-timer. Semakin fluktuatif market, semakin besar potensi keuntungan yang dapat diraih.

Kekurangan:
- Biasanya investor jenis ini harus bekerja lebih keras dengan membekali dirinya agar memiliki kemampuan analisa teknikal yang mumpuni.
- Jika terlalu sering keluar masuk market, biaya subscribe atau redeem akan semakin membesar.

Investor tipe ini biasanya hanya dilakukan oleh profesional berpengalaman yang sudah banyak mempelajari analisa teknikal agar menjadi lebih "lincah" bergerak.

4. Investor Plin-Plan

Investor plin-plan biasanya tidak memiliki pola investasi tertentu. Dia akan keluar masuk market secara acak baik dalam timingnya maupun jumlah investasinya. Ciri lainnya adalah inkonsistensi dalam mengikuti strategi investasi. Terkadang ingin mencoba DCA, namun kemudian tergoda untuk menjadi market timer. Padahal kedua strategi tersebut sangat bertolak belakang. Ujung-ujungnya malah merugi. Biasanya investor jenis ini yang paling bingung pada kondisi market yang buruk karena tidak memiliki dasar untuk mengambil keputusan.

Menjadi investor dengan salah satu strategi di atas adalah sebuah pilihan. Mungkin jika sudah berpengalaman bisa sesekali "berganti gaya". Tentu saja dengan tanpa melupakan segala konsekuensi dan risikonya.

Kamis, 19 Februari 2015

Pemerintah Indonesia Lelang Obligasi Negara Rp. 10 Triliun

Pemerintah Indonesia akan menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) atau obligasi negara dalam mata uang rupiah pada 3 Maret 2015, dengan target indikatif Rp10 triliun. Berdasarkan keterangan tertulis dari Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, lelang dengan target indikatif Rp. 10 triliun tersebut untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2015.



Surat Utang Negara yang akan dilelang mempunyai nominal per unit sebesar Rp. 1 juta dengan seri-seri sebagai berikut:

Seri SPN03150604 (new issuance)
Jatuh tempo: 4 Juni 2015

Seri SPN12160304 (new issuance)
Jatuh tempo: 4 Maret 2016

Seri FR0070 (reopening)
Kupon: 8,375%
Jatuh tempo: 15 Maret 2024

Seri FR0068 (reopening)
Kupon: 8,375%
Jatuh tempo: 15 Maret 2034.

Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia. Lelang akan bersifat terbuka (open auction), menggunakan metode harga beragam (multiple price).

Total alokasi pembelian non-kompetitif untuk SUN seri SPN03150604 dan SPN12160304 adalah sebesar 50% dari yang dimenangkan. Sedangkan alokasi pembelian non-kompetitif untuk FR0070 dan FR0068 adalah maksimal sebesar 30% dari yang dimenangkan.

Keterangan tersebut menyatakan, penerbitan surat utang akan dilakukan pada Kamis, 5 Maret 2015.

Rabu, 11 Februari 2015

Mari Berinvestasi Obligasi: Memaksimalkan Keuntungan Obligasi (bagian 2)

Setelah Investor memegang obligasi yang diperoleh dari pembelian di pasar primer (Penawaran Publik/IPO) atau pasar sekunder (Bursa Efek atau Over the Counter), maka investor mempunyai dua pilihan strategi agar dapat memaksimalkan pendapatan dari obligasi tersebut.





1. Menyimpan obligasi hingga tanggal jatuh tempo (Hold to Maturity)
Investor dapat menyimpan obligasi yang dibeli, dan menyimpan hingga mendapatkan pengembalian seluruh dana yang diinvestasikannya pada tanggal jatuh tempo. Strategi ini menjanjikan tingkat pendapatan maksimum bagi investor dari obligasi yang dipegangnya, dengan catatan setiap bunga (kupon) yang diterima secara berkala sepanjang periode obligasi tersebut langsung diinvestasikan kembali dengan tingkat bunga yang kurang lebih sama.

Keuntungan lain dari penerapan strategi ini adalah menghindarkan investor dari risiko kerugian akibat naik turunnya harga obligasi di pasar.

2. Melakukan transaksi jual beli obligasi (Trading)
Investor juga dapat menjual obligasi pada saat harga sedang tinggi dan/atau membeli pada saat harga sedang rendah untuk memperoleh keuntungan. Hal ini dimungkinkan karena harga obligasi di pasar dapat mengalami kenaikan dan penurunan seiring dengan perubahan indikator ekonomi dan keuangan Indonesia maupun dunia.

Bila obligasi kebanyakan tidak ditransaksikan di bursa, dimanakah investor dapat menjual atau membeli obligasi? Pada umumnya investor dapat menghubungi bank atau perusahaan sekuritas untuk kepentingan tersebut. Tetapi khususnya untuk investor pemegang ORI, jual beli dapat dilakukan melalui agen penjual dimana investor membeli ORI tersebut pertama kali.

Di harga berapa investor dapat menjual atau membeli obligasi? Pertanyaan ini wajar muncul karena ada penjelasan sebelumnya mengenai kondisi pasar obligasi. Tapi tak perlu khawatir, saat ini harga obligasi pada umumnya dan ORI pada khususnya sudah dapat diperoleh dengan mudah.

Bila sebelumnya investor harus mencari data harga dari berbagai sumber dan menghitung sendiri untuk mendapatkan kisaran harga obligasi, saat ini sudah ada IBPA (Indonesia Bond Pricing Agency). IBPA adalah lembaga independen yang oleh Bapepam-LK selaku regulator pasar modal ditugaskan secara khusus untuk menetapkan dan menerbitkan seluruh harga pasar wajar obligasi termasuk ORI. Harga pasar wajar ORI yang ditetapkan oleh IBPA secara harian dapat diperoleh secara gratis di berbagai koran bisnis terkemuka ataupun diakses di www.ibpa.co.id sebagai situs internet resmi IBPA.

Berbekal informasi harga pasar wajar obligasi dari IBPA tersebut, maka investor obligasi dapat mengamati perkembangan harga obligasi yang dimilikinya. Dengan demikian transaksi jual dan beli obligasi untuk memperoleh keuntungan dapat dilakukan secara obyektif dengan mempertimbangkan naik turunnya harga obligasi di pasar.

Berinvestasi merupakan langkah bijak yang sangat dianjurkan oleh perencana keuangan manapun. Tapi yang perlu diingat adalah investasi selalu dihadapkan pada risiko kerugian. Dengan memasukan obligasi sebagai bagian dari investasi dapat meminimalkan risiko yang dihadapi oleh investor.

Khusus bagi pemegang ORI, selain memperoleh keuntungan dari hasil investasinya, ada hal mulia lain yang terkandung di dalamnya. Dengan membeli ORI, investor ikut serta secara aktif mendukung pemerintah Republik Indonesia dalam membangun bangsa dan negara Indonesia agar tercapai masyarakat adil dan makmur.

Selasa, 03 Februari 2015

Mari Berinvestasi Obligasi (bagian 1)


Belakangan istilah ORI akrab di mata dan telinga kita. Hal ini tak mengherankan karena saat ini Pemerintah Republik Indonesia dengan dibantu puluhan bank dan perusahaan sekuritas tengah gencarnya memasarkan Obligasi Negara Ritel atau dikenal sebagai ORI (Oeang Republik Indonesia). Untuk itu berbagai papan reklame yang biasanya didominasi produk perbankan, untuk sementara waktu harus rela diganti untuk mensukseskan penjualan ORI.



Sejak pemerintah menerbitkan ORI seri 001 di tahun 2006, penerbitan Obligasi Negara Indonesia selalu laris manis. Minat masyarakat untuk membeli ORI selalu menigkat dari tahun ke tahun, hingga belakangan pemerintah sampai merasa perlu untuk membatasi maksimum pembelian agar kepemilikan ORI tidak jatuh ke tangan segelintir orang saja. Contoh pembatasan yang ditetapkan pemerintah pada penerbitan ORI 008 adalah dengan membatasi pembelian maksimum oleh setiap investor tidak boleh melebihi Rp 3 miliar.

Mengapa ORI yang merupakan satu diantara jenis instrumen investasi obligasi bisa sedemikian menarik? Apakah yang dimaksud dengan obligasi? Bagaimana memaksimalkan investasi Anda di ORI maupun obligasi?

Perangkat penggalangan dana dan instrumen investasi

Penerbitan obligasi merupakan satu diantara pilihan bagi pemerintah maupun perusahaan swasta untuk melakukan penggalangan dana dari masyarakat luas melalui pasar modal. Sebagai contoh, Pemerintah RI menerbitkan Obligasi Negara Ritel untuk menghimpun dana dari masyarakat agar dapat membiayai sebagian dari defisit anggaran belanja pemerintah.

Contoh lain, Perusahaan Listrik Negara (PLN) dapat memperoleh dana untuk membangun pembangkit listrik baru, pembangunan jalur distribusi listrik baru dari penerbitan obligasi yang dijual kepada investor.

Untuk berbagai tujuan tersebut pemerintah RI atau perusahaan swasta kemudian menerbitkan sertifikat obligasi sebagai “tanda bukti berutang” kepada investor yang membeli obligasi dengan sejumlah nilai uang tertentu, jangka waktu tertentu, dengan imbalan tingkat bunga (kupon) tertentu.

Karena bersifat utang, maka pada akhir periode pinjaman atau tanggal jatuh tempo, penerbit obligasi berkewajiban mengembalikan seluruh hutangnya kepada investor. Sementara bunga obligasi (kupon) yang merupakan imbalan bagi investor atas dana yang dipinjamkan, biasanya dibayarkan secara berkala dan dalam jumlah tetap sepanjang periode pinjaman berlangsung. Oleh karena itu instrumen obligasi sering disebut juga dengan instrumen investasi yang memberikan pendapatan tetap bagi investor pemegangnya (Fixed Income).


Keuntungan yang diharapkan investor dari investasi dalam bentuk obligasi adalah peluang untuk mendapatkan tingkat pengembalian (imbal hasil/pendapatan) yang lebih tinggi dari deposito dan adanya rasa aman dari kemungkinan kehilangan dana investasi akibat kebangkrutan. Khususnya obligasi yang diterbitkan pemerintah, kemungkinan kebangkrutan dapat dikatakan hampir tidak ada, sehingga sering digolongkan sebagai instrumen investasi yang tidak ada risiko kebangkrutan (Risk Free).

Manfaat lain dari obligasi bagi investor adalah adanya tambahan pilihan alat investasi selain saham. Prinsip manajemen risiko yang menekankan untuk “Tidak menaruh seluruh telur dalam satu keranjang” bukan lagi monopoli dari manajer investasi yang mengelola dana yang berjumlah besar. Dengan adanya obligasi sebagai alat investasi, investor ritel pun dapat mulai membagi dananya untuk diinvestasikan ke dalam beberapa “keranjang” yang berbeda. Dengan demikian bila “keranjang saham” sedang jatuh dan telur di dalam nya pecah, maka masih ada “keranjang obligasi” yang masih aman, dan demikian pula sebaliknya. Sebagai informasi sebelum adanya instrumen Obligasi Ritel Indonesia, sebagian besar obligasi hanya dibeli dan dijual oleh perusahaan maupun institusi keuangan besar.

Investor Ritel berinvestasi obligasi

Mengapa obligasi hingga saat ini relatif masih belum populer di kalangan investor ritel Indonesia dibanding saudaranya yang bernama saham?

Salah satu penyebab utamanya adalah karena transaksi obligasi umumnya tidak dilakukan di Bursa Efek. Kebanyakan obligasi ditransaksikan di luar bursa (over the counter) antara dua pihak yang bersepakat untuk melakukan transaksi jual dan beli. Berbeda dengan saham yang hampir selalu ditransaksikan di bursa, investor dengan mudah melakukan transaksi jual beli saham maupun untuk mendapatkan informasi harga mutakhir. Dengan tidak ditransaksikannya obligasi di bursa, transaksi obligasi dilakukan secara terpencar-pencar oleh para pelakunya. Konsekuensinya investor mengalami kesulitan untuk memperoleh informasi mengenai masing-masing transaksi serta informasi harga jual dan beli dari setiap seri obligasi.

Selain karena transaksi obligasi dilakukan secara over the counter, penyebab lain dari kurang memasyarakatnya obligasi adalah nilai minimum transaksi obligasi yang sangat besar sehingga menyulitkan investor ritel untuk membeli obligasi. Sebagai gambaran, nilai transaksi yang umum terjadi di pasar sekunder obligasi adalah Rp 1 miliar untuk setiap transaksi, bandingkan dengan investasi di saham dimana investor mempunyai banyak pilihan apakah akan bertransaksi dengan nilai puluhan ribu rupiah hingga puluhan jutaan rupiah saja untuk satu lot saham. Sebagai contoh, untuk dapat membeli saham perusahaan mentereng sekelas PT Astra International Tbk. pada tanggal 18 Januari 2011 seorang investor ritel cukup merogoh kocek sebesar Rp 4700,- per lembar saham, atau Rp 2.350.000,- untuk mendapatkan 1 lot atau 500 lembar saham.

Tidak heran, instrumen obligasi selama ini hanya dapat dinikmati oleh kalangan investor institusional seperti dana pensiun, perusahaan asuransi, bank, dan lembaga keuangan lainnya. Peluang investor ritel dengan daya beli yang terbatas menjadi sangat kecil untuk dapat menginvestasi dananya dalam bentuk obligasi. Keberadaan ORI merupakan solusi ampuh untuk menjembatani kesulitan yang dihadapi oleh investor ritel ini. Obligasi yang biasanya dijual dalam partai besar (baca: miliaran Rupiah), melalui ORI obligasi tersebut dipecah-pecah dan dapat dijual secara eceran (ritel) sehingga mudah terjangkau oleh investor ritel.

bersambung ke bagian 2

Jumat, 23 Januari 2015

Saham Terbaik dan Layak Beli di Tahun 2015

Anda yang masih pemula atau masih belajar dalam investasi saham, tentu perlu mengetahui saham-saham yang bagus. Adalah 28 saham perusahaan terbaik, terutama 5 sektor yang perlu diperhatikan, yaitu industri barang konsumsi, infrastruktur, keuangan, Perdagangan dan jasa, serta properti.



Ke 28 perusahaan tersebut diperoleh setelah melalui analisa sejumlah indikator seperti likuiditas, profitabilitas, volatilitas harga selama tahun 2014, nilai transaksi harian, return on equity (ROE), transparansi, debt to equity ratio (DER), dan lain-lain. Berikut emiten terbaik yang bisa Anda pertimbangkan untuk dikoleksi di tahun 2015.

Industri Manufaktur

    PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) +10,4%
    PT Astra International Tbk (ASII) +9,6%


Industri Barang Konsumsi

    PT Gudang Garam Tbk (GGRM) +24,9%
    PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) +27,2%
    PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) +20%

    PT Indofood CBP Tbk (ICBP) +15,5%

Industri Kimia Dasar

    PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) +19,3%
    PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) +10,4%


Infrastruktur, Utilitas dan Transportasi

    PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) +53,8%
    PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) +31,5%
    PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) +30%
    PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk ( PGAS) +11,6%


Keuangan

    PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) +39,5%
    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) +36,9%
    PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) +31,6%
    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) +20,1%

Pertambangan

    PT Vale Indonesia Tbk (INCO) +26,9%
    PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) +7,79%


Perdagangan dan Jasa

    PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) +53,6%
    PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) +30,6%

    PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) +10,6%

Pertanian

    PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) +14,3%
    PT Astra Agro Lestasi Tbk (AALI) +11,1%

Real Estate

    PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) +68,2%
    PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) +51,9%
    PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) +38,6%
    PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) +34,2%
    PT Modernland Realty Tbk (MDLN) +30,8%


Selain informasi di atas, juga diperlukan pengetahuan tentang aspek manajemen suatu perusahaan. Lo Kheng Hong, salah satu investor ternama, menyarankan untuk mempelajari kredibilitas manajemen, apakah terpercaya ataukah memiliki catatan buruk terkait pengelolaan investasi. Setelah itu cermati prospek bidang usaha/industri yang dijalani perusahaan tersebut, apakah prospektif atau tidak.

Selamat berinvestasi!

Rabu, 21 Januari 2015

Tips Sebelum Pindah Bank KPR

Kenaikan BI rate berdampak cukup luas di sektor perkreditan, terutama bunga KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Beberapa kalangan menganggap hal tersebut masih bisa diatasi. Tetapi tidak sedikit pula yang harus kelabakan menghadapinya. Kenaikan bunga KPR bisa diatasi dengan beberapa cara agar tidak mengganggu arus kas keuangan Anda. Salah satu cara adalah pengalihan KPR ke bank lain yang menawarkan bunga lebih rendah. Tetapi Anda harus memastikan langkah ini bersifat ekonomis.





Berikut beberapa perhitungan yang harus Anda perhatikan sebelum memutuskan untuk mengalihkan KPR.
  • Biaya penalti. Bank lama akan mengenakan biaya penalti pelunasan KPR lebih cepat. Biaya ini bervariasi dari 1% - 2% dari sisa pokok pinjaman.
  • Biaya pengurusan take over KPR. Bank yang barus akan memperlakukan Anda seperti Anda mengurus KPR baru walaupun Anda sebelumnya adalah debitur di bank lama. Biaya yang muncul pun sama, antara lain biaya survei kredit, administrasi, provisi, notaris, dan urusan legal lainnya.
  • Kenaikan appraisal harga rumah. Harga rumah kredit Anda bisa jadi meningkat cukup tinggi. Hal ini bisa mempengaruhi dan menambah beban cicilan Anda.

Hitung dengan teliti seluruh biaya dan perubahan cicilan yang akan dibebankan sebagai pembanding apakah take over itu layak Anda tempuh atau tidak.