BEI Terapkan Aturan Baru Fraksi Harga Saham

Per tanggal 2 Mei 2016 BEI terapkan lima fraksi harga saham.

Mengenal Berbagai Tipe Investor

Anda termasuk tipe investor yang mana?

Tips Sebelum Pindah Bank KPR

Perhitungkan secara teliti apabila Anda akan memindahkan KPR ke bank lain.

Mesiasati Harga Jual-Beli Ketika Menjual Emas

Bagaimana menyiasati selisih/spread harga jual-beli emas ini agar kenaikan sesungguhnya yang akan kita peroleh tidak berkurang banyak?

Tips Menggunakan Kartu Kredit

Berikut ini informasi dan tips bagi Anda yang mempunyai atau ingin memiliki kartu kredit.

Rabu, 18 Desember 2013

Memahami Arti Karat Emas


Membeli perhiasan emas di Indonesia harus jeli karena beberapa toko emas seringkali berbeda dalam menetapkan kadar karat. Sebagai contoh, toko A menyebut kadar emas 22 karat untuk kandungan emas murni 80 persen. Sementara toko B untuk kandungan 70 persen. Akibatnya, harga emas dengan karat yang sama akan berlainan antara satu tempat dengan tempat lain.



Apa sebenarnya arti karat? Karat emas merupakan standar pengukuran tingkat kemurnian emas. Sifat unik dari emas adalah semakin murni kadarnya maka akan menjadi semakin lunak. Untuk mempertahankan bentuk emas maka emas dicampur dengan logam lain seperti perak atau tembaga. Tetapi semakin rendah kemurnian emas makan semakin turun harganya.

Kadar paling tinggi 24 karat dan dinyatakan sebagai emas murni. Emas 23 karat berarti tingkat kemurniannya 23/24 x 100 persen atau sekitar 95,8 persen. Jika emas kadar 22 karat dengan berat 10 gram, maka kandungan emas murninya = 22/24 x 10 = 9,167 gram.

Pemerintah sudah menetapkan ketentuan kadar emas lewat Standar Nasional Indonesia (SNI) No: SNI 13-3487-2005. Sayangnya, belum semua toko emas mau mengacu pada standar tersebut dan membuat standar sendiri. Oleh karena itu, kadar karat emas di Indonesia sering lebih tinggi (20-22 karat) daripada emas di luar negeri (18-19 karat), meski sesungguhnya memiliki kandungan emas yang sama. Emas 20 karat di sini mungkin memiliki kandungan emas yang sama dengan emas 18 karat di luar negeri. Jadi saat membeli perhiasan emas, sebaiknya mengacu pada kadar kemurnian emas daripada kadar karat.

berikut ini kadar karat emas versi SNI:

    24 K = 99,00 – 99,99 persen
    23 K = 94,80 ­­­– 98,89 persen
    22 K = 90,60 – 94,79 persen
    21 K = 86,50 – 90,59 persen
    20 K = 82,30 – 86,49 persen
    19 K = 78,20 – 82,29 persen
    18 K = 75,40 – 78,19 persen

Senin, 16 Desember 2013

Reksadana Saham Performa Terbaik 2013

Berikut ini reksadana saham dengan kinerja terbaik selama tahun 2013, hingga bulan November. Semoga data ini bisa menjadi acuan untuk Anda yang ingin investasi reksadana saham di tahun 2014.


10 Rekasana Saham Terbaik 2013 periode 1 tahun
Reksadana
NAB/UP
Performa 1 tahun (%)


Pratama Equity
1,625.93
29.61
Sam Indonesian Equity Fund
1,709.68
19.74
Pratama Saham
4,356.02
18.47
Archipelago Equity Growth
1,298.73
16.98
Grow-2-Prosper
2,432.01
14.29
Dana Pratama Ekuitas
6,310.52
13.73
First State Indoequity High Conviction Fund
1,073.69
11.86
Batavia Dana Saham Optimal
2,171.03
9.94
Panin Dana Prima
2,900.14
6.58


10 Reksadana Saham Terbaik 2013 periode 3 tahun
Reksadana
NAB/UP
Performa 3 tahun (%)
Millenium Equity
2,567.53
65.51
Emco Mantap
6,189.37
58.25
MNC Dana Ekuitas
3,156.58
45.11
Cipta Syariah Equity
1,838.62
34.07
Lautandhana Equity Progresif
807.92
32.99
Pratama Equity
1,625.93
26.17
BNP Paribas Pesona Syariah
2,148.39
25.87
HPAM Ultima Ekuitas 1
1,543.42
25.86
Trim Syariah Saham
1,344.52
24.36
Panin Dana Prima
2,900.14
22.96

Sumber: Infovesta

Selasa, 10 Desember 2013

Pahami Risiko Cicilan Emas

Jika Anda ingin investasi emas tetapi dana belum mencukupi, Anda bisa menggunakan fasilitas kredit emas, yaitu membeli emas secara mencicil. Saat ini sudah ada beberapa bank dan pegadaian yang menawarkan program cicilan emas. Sebelum Anda mengambil cara ini, sebaiknya pahami dahulu aturan dan risiko program ini.



Aturan Cicilan Emas
1. Saat ini hanya emas jenis Logam Mulia produksi PT. Antam yang dapat dibeli dengan cara kredit. Pembelian perhiasan emas tidak bisa menggunakan fasilitas kredit ini.
2. Setelah Anda melakukan pembelian, emas dan sertifikatnya disimpan oleh bank atau pegadaian sampai cicilan lunas.
3. Emas yang ditahan merupakan jaminan dari pinjaman. Jika debitur tidak bisa melunasi cicilan sesuai perjanjian, bank akan melelang emas. Hasil lelang digunakan untuk melunasi sisa kewajiban. Umumnya, lelang dilakukan setelah debitur menunggak selama beberapa bulan berturut-turut.
4. Maksimum pembiayaan adalah sekitar 75%-80% dari nilai emas yang akan dibeli. Sisanya adalah uang muka yang harus Anda sediakan sebesar 20%-25% dari harga emas. Dana sudah harus siap sebelum proses akad kredit dilakukan.
5. Bank membebankan margin atas nilai emas yang Anda beli. Jumlah pinjaman yang harus Anda cicil ke bank adalah harga pembelian emas ditambah margin.
6. Sama seperti pengajuan kredit lainnya, bank menetapkan persyaratan minimum (umur, WNI), meminta sejumlah dokumen identitas serta data keuangan dan melakukan evaluasi kemampuan pembayaran. Bank ingin memastikan bahwa anda memiliki kemampuan keuangan yang memadai untuk dapat menyelesaikan kewajiban pembayaran tepat waktu.

Risiko Cicilan Emas
Jika dibandingkan dengan kredit konsumtif, misalnya untuk pembelian barang elektronik, kredit emas jelas lebih baik, karena emas merupakan aset investasi. Namun bukan berarti mengambil kredit emas menjadi tanpa risiko. Berikut beberapa risiko yang mungkin muncul.
1. Risiko harga emas yang tidak meningkat atau meskipun meningkat namun kenaikannya lebih rendah dari margin kredit emas. Untuk mengurangi risiko, sebaiknya Anda mengambil masa kredit yang lebih pendek. Masa kredit pendek mengurangi eksposur terhadap fluktuasi harga dan margin yang dibebankan oleh bank atas pinjaman pun lebih rendah.
2. Risiko emas tidak diserahkan kepada anda ketika cicilan lunas oleh pihak yang memberikan kredit. Ingat bahwa selama masa cicilan emas, pihak pemberi kredit yang membeli dan menyimpan emas Anda. Pastikan Anda membeli dari lembaga yang benar-benar mempunyai kredibilitas dan nama baik.

Semoga informasi ini membantu Anda yang ingin mencoba alternatif produk pembiayaan yang bisa membantu mewujudkan keinginan Anda memiliki emas.

Senin, 02 Desember 2013

Keuntungan dan Resiko Forex Trading

Banyak diantara Anda mengatakan bahwa forex trading sulit dan beresiko tinggi. Namun dibalik pernyataan pernyataan tersebut, masih tetap banyak orang yang menggeluti dunia forex trading. Mengapa? Karena Keuntungan forex trading sepadan dengan dengan resikonya.


Selama Anda mengerti bahwa trading bukanlah sesuatu kegiatan berjudi, Anda dapat menggunakannya sebagai penghasilan. Dengan perencanaan bisnis yang sistematis, memperhitungkan biaya dan resiko yang bisa terjadi serta dengan memproyeksikan keuntungan yang akan diperoleh.

Namun apa yang membuat banyak orang tertarik pada trading forex, sementara mereka dihadapkan pada resiko yang tinggi pula? Berikut beberapa keuntungan di bisnis forex trading.

Modal Kecil
Dengan modal awal yang relatif kecil, Anda sudah dapat melakukan trading mikro dengan $1, $10 atau $100. Atau pilihan mini account sekitar $250 (tergantung setiap broker). Dengan modal kecil, Anda tidak perlu khawatir mengenai kerugian dalam jumlah yang besar.
Anyone & Anywhere
Dengan latar belakang apapun Anda dapat melakukan forex trading, seorang karyawan maupun ibu rumah tangga. Trading pun dapat dilakukan dimana saja. Anda hanya membutuhkan komputer atau laptop dan koneksi internet.

Hasil yang Instan
Berbeda dengan bisnis lainnya yang butuh waktu berbulan-bulan untuk memberikan hasil, pada forex trading hasilnya dapat Anda peroleh hanya dalam waktu sehari. Namun Anda harus ingat kesuksesan dilihat dari keuntungan yang diperoleh secara konsisten.

Likuiditas Tinggi
Anda dapat membeli atau menjual mata uang yang akan Anda transaksikan. Jika Anda melakukan aksi beli, selalu ada pihak yang akan menjualnya kepada Anda, dan sebaliknya.

Fleksibel
Jam trading berlangsung selama 24 jam sehari dan 5 hari seminggu, baik siang maupun malam di dunia forex. Pasar berlangsung selama 24 jam sehari dimulai dari pasar Asia, kemudian pasar Eropa dan Amerika.


Dua Peluang Keuntungan
Di pasar forex tidak ada konsep pasar yang menguat atau melemah. Pada saat pergerakan harga mengalami kenaikan Anda dapat mengambil peluang yang menguntungan, begitu pula ketika harga sedang mengalami penurunan Anda juga bisa mendapatkan keuntungan.

Dilihat dari keuntungan forex trading, tak heran banyak trader yang bergelut dengan forex. Dikarenakan high risk dan high profit yang setara. Forex sangat sesuai bagi risk-taker.

Apakah Anda tetap siap untuk menekuni trading forex dengan segala keuntungan yang diberikan dibalik resikonya?

Kamis, 14 November 2013

Tips Agar tidak Kebablasan Pakai Kartu Kredit

Salah satu penyebab 'kebablasan' keuangan bagi masyarakat adalah penggunaan kartu kredit yang tidak bijak. Banyak orang berpikir kartu kredit adalah tambahan penghasilan, padahal fungsi aslinya adalah 'dana pinjaman'. Dengan fungsi dana pinjaman, Anda harus membayar kembali dan disertai dengan biaya bunga.


Agar gaji Anda tidak melulu habis, lakukan perencanaan keuangan selama 1 bulan ke depan. berikut beberapa tips:
  • Buat rencana sampai akhir bulan. Bagi uang untuk kebutuhan rutin bulanan (Living), dana darurat & investasi (saving), dan gaya hidup.
  • Pastikan rekening Saving langsung dapat jatah maksimal H+3 dari tanggal gajian.
  • Buat rekening Living, pertimbangkan pakai e-money. Anda bisa kontrol pengeluaran dengan mengisi saldo sesuai anggaran. E-money bisa berbentuk toll-card, paycard, dan lainnya. Biasanya ada promo juga jadi bisa lebih hemat.
  • Ambil tunai ke ATM hanya 1 kali seminggu. Untuk kebutuhan lain, gunakan kartu debit.
  • Kartu kredit boleh dipakai, hanya kalau Anda punya uang untuk bayar lunas tagihan bulan depan.
  • Apakah Anda layak punya kartu kredit? Coba cek, kalau masih ada kebiasaan bayar biaya keterlambatan dan biaya bunga, lebih baik Anda menutup kartu kredit Anda.

Bagaimana jika tagihan utang kartu kredit sudah terlanjur besar? Ikut tips berikut:
  • Hentikan penggunaan kartu kredit untuk hal-hal konsumtif yang langsung habis, misalnya belanja makanan, belanja minuman, tiket nonton, atau pun paket liburan. Bila Anda ternyata tidak sanggup bayar, pembelian ini tidak dapat dijual kembali.
  • Usahakan bayar lebih dari tagihan minimum. Ternyata, masih banyak pengguna kartu kredit yang tidak mengetahui bahwa Anda boleh membayar di atas tagihan minimum bahkan boleh dilunasi. Semakin besar pembayaran, maka semakin kecil biaya bunga yang mungkin dibebankan.
  • Hentikan penggunaan kartu kredit saat mendekati batas limit. Alangkah tidak bijak apabila Anda membuat kartu kredit baru di saat kartu kredit yang ada saat ini sudah masuk batas limit penggunaan.

Rabu, 13 November 2013

BI Rate Naik Menjadi 7,5 Persen

Hari ini (12/11) BI rate kembali naik sebesar 25 basis poin menjadi dari 7,25 persen menjadi 7,5 persen. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Difi A. Johansyah menuturkan Rapat Dewan Gubernur bulanan telah memutuskan menaikkan BI rate menjadi 7.5 persen.



Sesuai dengan kenaikan BI Rate tersebut, BI juga menaikkan lending facility dari 7,25 persen menjadi 7,5 persen. Selain itu discount facility juga naik sebesar 25 basis poin dari 5,5 persen menjadi 5,75 persen. Pertimbangan yang mendasari BI menaikkan BI rate adalah demi mengendalikan defisit neraca transaksi berjalan.

Dengan kenaikan BI rate ini,  selama kepemimpinan Agus Martowardojo di bank sentral, bunga acuan sudah naik 5 kali, mulai 13 juni 2013 menjadi 6 persen dari 5,75 persen yang bertahan selama 14 bulan pada kepemiminan Darmin Nasution. Kemudian pada 11 Juli naik menjadi 6,5 persen, 29 Agustus menjadi 7 persen, 12 September naik ke 7,25 persen, dan terakhir hari ini kembali naik menjadi 7,5 persen.

Jumat, 08 November 2013

Perusahaan Bakrie Telecom Turun Peringkat


Peringkat atau rating perusahaan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) turun dari CCC menjadi CC. Rating BTEL di wilayah Asia Tenggara juga turun dari AXCCC menjadi AXCC. Peringkat ini dikeluarkan oleh lembaga internasional Standard & Poor's (S&P). Surat utang Bakrie Telecom Pte Ltd pun mengalami pemotongan peringkat, dari CCC menjadi CC. Hal ini berdampak prospek negatif bagi emiten ini.


Alasan S&P adalah BTEL berpotensi tidak mampu membayar bunga utang yang akan jatuh tempo pada 7 November 2013. S&P akan menurunkan kembali rating menjadi D pada 8 November nanti, setelah BTEL gagal membayar bunga utang.

Berdasarkan laporan keuangan  kuartal III-2013, BTEL memiliki surat utang jenis guarantee senior notes senilai US$ 250 juta. Bunga surat utang ini sebesar 11,5% per tahun dan dibayar setiap 7 Mei dan 7 November tiap tahun, mulai Mei 2010 hingga Mei 2015.

"Kami tidak yakin pembayaran dapat dilunasi pada periode yang ditentukan. Sebab, unsecured notes BTEL mencapai sekitar 90% dari utang perusahaan, termasuk sewa pembiayaan," terang Mehul Sukkawala, analis kredit S&P, Rabu kemarin (6/11).

Analis MNC Securities, Reza Nugraha berpendapat, BTEL memang merugi sangat besar, sehingga akan sulit membayar utang. Utang BTEL pun terlampau besar, sehingga sulit menyelesaikannya.

Per September 2013, kerugian bersih BTEL naik menjadi Rp 1,52 triliun, daripada periode yang sama tahun 2012 di posisi Rp 988,25 miliar. Sementara dana kas dan setara kas milik BTEL hanya sebanyak Rp 115,21 miliar. "Sumber utama kerugian adalah kerugian selisih kurs karena depresiasi rupiah," tutur Reza.

Kata Reza, beberapa cara yang bisa diambil adalah dengan mencari utang baru atau menjual aset perusahaan. Namun, lagi-lagi rasio utang berbanding ekuitas atau debt to equity ratio (DER) BTEL sudah sebanyak 10 kali. Kondisi ini menyulitkan BTEL mencari pinjaman baru. "Maka satu-satunya cara adalah dengan menjual aset," imbuh Reza. Persoalannya, ekuitas BTEL kini hanya bernilai Rp 117,40 miliar.

Sabtu, 02 November 2013

Bunga Deposito Bank BCA Naik 7%

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan menaikkan bunga deposito menjadi 7%, yang sebelumnya sebesar 6,25%. Kenaikan ini akan berlaku mulai 1 November 2013. Kenaikan ini dilakukan untuk meningkatkan perolehan dana pihak ketiga (DPK).


Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, alasan BCA menaikkan suku bunga deposito bukan karena kesulitan likuiditas, tetapi karena posisi loan to deposit ratio (LDR) sebesar 73,9% per September 2013. Di sisi lain, secondary reserves turun 5,2% menjadi Rp 62,02 triliun.

Bank BCA mencatat DPK tumbuh 11,9% dalam setahunan dari Rp.357,81 triliun pada September 2012, menjadi Rp.400,35 triliun pada September 2013. Dana dari tabungan mengalami kenaikan 10,06% dari Rp.198,37 triliun menjadi Rp.218,34 triliun. Giro meningkat 20,59% dari Rp.86,08 triliun menjadi Rp.103,81 triliun. Sedangkan deposito hanya tumbuh 6,59% dari Rp.73,36 triliun menjadi Rp.78,2 triliun.

“Tapi kita punya pengalaman itu mudah tingkatkan DPK dengan naikkan suku bunga deposito. Tapi dengan bunga tinggi, dana yang kita peroleh bisa bikin negatif. Oleh karena itu kita tak dorong deposito,” tandas Jahja.

Jumat, 18 Oktober 2013

Strategi Aman bermain Saham

Bermain saham dengan rasa aman tentu saja menjadi harapan kebanyakan para investor. Aman bermain saham membutuhkan beberapa trik dan strategi untuk menghindari resiko atau meminimalkan resiko. Karena seperti yang sudah diketahui bahwa bermain saham sudah pasti bermain dengan resiko yang sangat tinggi, walaupun memang menjanjikan return yang paling tinggi pula jika dibandingkan dengan instrument investasi lainnya. Bermain saham sama dengan berbisnis, yakni pasti menyimpan kemungkinan untuk rugi atau untung.


Bagi Anda yang masih pemain pemula, Anda bisa mempelajari permainan saham melalui analisa teknikal dan analisa fundamental. Berikut adalah beberapa cara agar terhindar dari kerugian saat bermain saham.

1. Analisa fundamental. Metode ini umum dengan cara melihat secara cermat karakteristik, latar belakang dan nilai-nilai perusahaan. Dasar pemikiran yang digunakan untuk memperkirakan harga (intrinsic value) adalah faktor-faktor fundamental. Contoh faktor fundamental adalah laporan keuangan dan informasi terhadap perkembangan ekonomi makro, perkembangan social, politik, cuaca dan lain sebagainya. Analisa ini dilakukan paling tidak selama dua tahun terakhir.

2. Jangan mudah percaya, terutama dengan data-data keuangan yang belum disahkan atau belum diaudit oleh Bapepam. Indonesia merupakan salah satu pasar yang banyak terdapat data yang unreliable.

3. Koleksi saham blue chip. Pilihlah saham blue chip yang harganya anjlok karena sentiment right issue. Biasanya harganya akan segera terkoreksi dan kembali naik dalam waktu yang tidak terlalu lama. Untuk return yang dihasilkan oleh saham blue chip biasanya average tetapi layak untuk dipertahankan dalam jangka panjang.

4. Melakukan analisa teknikal. Analisa teknikal digunakan untuk analisa semua saham. Karena analisa teknikal ini digunakan untuk mengetahui pola pergerakan harga saham di pasar dari formasi grafik yang terbetuk oleh pergerakan harga yang sudah terjadi. Selanjutnya yang harus Anda ketahui adalah bahwa analisa teknikal ini juga terdapat dua jenis, yaitu analisa teknikal modern dan analisa teknikal klasik.

5. Disiplin. Sifat disiplin ini sangat penting untuk bisa mendapatkan return yang tinggi. Jadi Anda harus mampu menetapkan batas atas dan batas bawah. Misalnya, Anda menetapkan angka 33% di atas dan di bawah dengan angka 5%. Sebenarnya Anda tidak perlu khawatir jika tidak menggunakan cut loss, tetapi ada syaratnya, yaitu harga saham sudah tergolong tinggi, Anda menggunakan margin dan ketika Anda masuk maka harga atau tren sedang berbalik arah.

Kalaupun Anda menggunakan jasa broker atau yang biasa disebut dengan financial consultant, tetapi Anda tetap harus mengetahui cara atau strategi untuk bermain saham. Hal ini akan membuat Anda lebih yakin akan hasil yang akan Anda raih.

Senin, 23 September 2013

Kenali Macam Brand Emas Populer di Indonesia

Investasi emas batangan masih menjadi daya tarik investor di Indonesia. Dibandingkan emas dalam bentuk perhiasan, emas batangan lebih memberikan perlindungan nilai jual-beli. Untuk emas batangan di Indonesia paling populer selalu menunjuk ke merek/brand Antam dengan kadar 99,99% dan bersertifikasi. Faktanya, saat ini ada beberapa brand lain yang juga memproduksi emas batangan dengan kualitas dan kemurnian yang sama, tetapi tidak banyak orang mengetahui.

Berikut tiga macam brand besar yang memproduksi emas batangan di Indonesia, dan bisa menjadi referensi Anda yang ingin berinvestasi emas batangan.


1. Logam Mulia Antam


Emas batangan produksi PT. Antam tbk merupakan produk yang paling dikenal masyarakat luas. Emas logam mulia sudah diproduksi oleh Antam sejak tahun 1937. Emas batangan Antam mempunyai banyak variasi ukuran: 1, 2, 2.5, 3, 4, 5, 10, 25, 50, 100, 250, 500gr, bersertifikasi PT. Antam dan diakui LBMA (London Bullion Market Association). Produk PT. Antam juga mempunyai reputasi dan konsistensi kemurnian yang diakui KAN (Komite Akreditasi Nasional)

2. UBS (Untung Bersama Sejahtera)


Berawal dari CV. Untung di tahun 1981, perusahaan ini memproduksi bermacam kerajinan emas. Pada tahun 1991 berkembang menjadi PT. Untung Bersama Sejahtera. UBS memproduksi emas batangan untuk memenuhi permintaan di luar area Jabodetabek. Emas UBS mempunyai standar kadar 99,99% bersertifikasi, terjamin kualitasnya oleh PT. UBS. Ukuran emas batangan yang tersedia: 5gr, 10gr, 25gr, 50gr, dan 100gr.

3. King Halim


Emas King Halim merupakan produksi dari PT. Pamitramas Mulia. Perusahaan ini awalnya bergerak di bidang produksi perhiasan. Perusahaan ini beroperasi dari tahun 1982 di Mojokerto. Saat ini sudah mempunyai beberapa pabrik dan salah satunya terbesar di Surabaya. Emas King Halim mempunyai standar LBMA 99,99%, tersedia ukuran 5gr, 10gr, 25gr, 50gr, dan 100gr.

Manakah brand yang harus Anda pilih? Semuanya kembali kepada Anda, karena masing-masing brand mempunyai keunikan tersendiri.

Kamis, 15 Agustus 2013

Investasi Emas Secara Kredit

Jika mendengar kata "kredit" pasti Anda berpikir ke pembelian peralatan dapur, peralatan rumah tangga, barang-barang elektronik, kendaraan bermotor, dan rumah. Padahal untuk  kepemilikan emas/logam mulia bisa dilakukan dengan cara dicicil seperti halnya mencicil barang-barang yang telah disebutkan di atas. Saat ini sudah banyak pihak yang menawarkan pembiayaan atau kredit kepemilikan emas, bahkan ada toko emas online yang menawarkan program kredit emas.


Dari sekian banyak pihak yang menawarkan pembiayaan kredit emas, salah satunya adalah perum pegadaian yang telah meluncurkan program kredit logam mulia. Dan tentunya, karena proses kepemilikan emas dilakukan dengan cara mencicil, ada biaya yang harus Anda tanggung sebagai debitur. Ada nilai bagi hasil yang wajib Anda bayar ke pihak pegadaian dengan besaran nilai diketahui oleh debitur. Dan besarnya nilai ini bisa mencapai 3% dari nilai emas yang dibeli.

Sebelum Anda berniat untuk mencicil atau beli kredit emas, alangkah baiknya Anda mengetahui dulu kemampuan keuangan dan kebutuhan Anda. Tidak semata-mata hanya ingin punya emas, tapi juga harus tahu penggunaan emas itu nanti.

Meskipun kredit emas bisa menguntungkan karena Anda tidak perlu memerlukan modal besar, tapi bukan berarti investasi emas dengan cara mencicil tidak mengandung resiko. Coba kita telaah, secara umum dalam proses pembelian/pembiayaan barang secara kredit, Anda tentu akan membayar dengan nilai yang lebih mahal daripada jika membeli secara tunai. Dan harga pembelian yang lebih mahal ini bisa dilihat dari pungutan bunga, dan biaya-biaya kredit lainnya. Tentunya, hal ini akan semakin beresiko ketika harga emas turun tajam. Karena tidak ada yang bisa memprediksi bahwa harga emas akan selalu naik, meskipun secara historis, untuk jangka panjang harga emas per tahun mengalami kenaikan rata-rata sebesar 15%. Jika niat Anda hanya untuk berspekulasi dengan harapan bisa mendapat keuntungan dalam waktu dekat, sangat tidak disarankan untuk  kredit emas karena fluktuasi harga emas yang terkadang labil.

Berikut ini adalah tips yang diharapkan dapat mengurangi resiko investasi kredit emas:

1. Wujud Emas
Jika Anda berniat mencicil emas untuk kebutuhan investasi, maka sebaiknya Anda mencicil emas dalam wujud emas batangan atau keping emas, jangan mencicil emas berwujud perhiasan, karena harga jual emas perhiasan akan dipotong biaya pembuatan.

2. Tenor Cicilan
Masing-masing pihak yang menawarkan program cicilan emas tentunya mempunyai tenor cicilan yang beragam. Karena emas sesuai untuk pendanaan jangka menengah, sebaiknya Anda memilih tenor cicilan maksimal selama 2 tahun saja. Karena semakin pendek tenor cicilan, Anda bisa semakin disiplin untuk segera melunasi kredit emas, sehingga cicilan tidak akan terlalu lama membebani keuangan Anda.

3. Hitung Imbal Hasil Bersih
Apabila Anda sudah memutuskan untuk kredit emas, pahami bahwa akan ada biaya-biaya tambahan yang harus Anda tanggung. Jika Anda tidak mau rugi/tekor atau tidak mendapat manfaat dan hasil sama sekali setelah kredit emas Anda lunas, sebaiknya secara cermat lakukan perhitungan imbal hasil bersih yang akan Anda peroleh dari investasi kredit emas ini. Hitung semua biaya (bunga/margin, biaya titip, biaya administrasi, dan biaya-biaya lain yang harus dikeluarkan), kemudian kurangi dari proyeksi pertumbuhan harga emas selama tenor kredit yang Anda pilih. Total biaya tahunan jangan sampai melebihi proyeksi kenaikan harga emas per tahun.

4. Masa Akhir Kontrak
Selain mengambil dalam bentuk emas fisik, pihak penyedia layanan kredit emas juga memberi peluang kepada para debitur untuk mengambil nilai emas dalam bentuk uang tunai. Untuk dua pilihan ini, sangat disarankan agar Anda mengambil bentuk emas fisik, karena Anda akan mempunyai peluang untuk menikmati kenaikan harga emas setelah tenor kredit emas berakhir dan emas menjadi hak milik Anda.

Semoga tulisan ini bisa memberikan pencerahan bagi Anda yang ingin berinvestasi emas secara kredit.

Minggu, 11 Agustus 2013

Mengenal Reksadana Syariah


Berawal dari krisis tahun 2008 membuat banyak orang mempertanyakan system ekonomi kapitalis yang selama ini dianggap paling hebat ternyata bisa ambruk juga. Efek krisis ekonomi yang dimulai dari Negara AS sebagai pusat ekonomi kapitalis menjalar ke semua negara termasuk Indonesia. Akibat dari krisis tersebut beberapa negara mulai mencari system ekonomi yang ideal yang dapat menggantikan system ekonomi kapitalis, dan mereka menemukan system ekonomi Islam atau syariah adalah system ekonomi yang ideal.


Definisi Reksa Dana Syariah

Pada prinsipnya reksadana syariah sama dengan reksadana konvensional hanya saja dalam pengelolaannya tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah dipasar modal. Sesungguhnya berinvestasi merupakan bagian dari Islamic wealth management yang diklasifikasikan pada Wealth Accumulation (akumulasi kekayaan) tentunya dengan berlandaskan kepada Alquran dan Hadist dengan nilai-nilai kejujuran, keadilan dan bermanfaat bagi sesama.

Perkembangan Reksa Dana (RD) Syariah

Pada reksadana syariah (RD Syariah), pemilihan instrument investasi harus berdasarkan DES (Daftar Efek Syariah) yang diterbitkan oleh DSN-MUI (Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia) yang bekerjasama dengan BAPEPAM-LK. DES dikeluarkan setahun 2 kali dalam periode akhir Mei dan November. Per 31 Mei 2011, saat ini baru terdapat 11 SBSN (Surat Berharga Syariah Negara), Sukuk/Obligasi Syariah (OS) = 30 seri, Unit Penyertaan Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Reksa Dana Syariah 49 unit (baru 7,75 persen dari seluruh reksa dana yang ada), yang terdiri dari:
Reksa dana Saham Syariah 10 unit;
Reksa dana Campuran Syariah 15 unit;
Reksa dana Pendapatan tetap Syariah 8 unit;
Reksa dana Indeks Syariah 1 unit;
Reksa dana Terproteksi Syariah 3 unit.

Dengan total NAB RD Syariah Rp 5,775 Triliun (3,68 persen dari seluruh NAB Reksadana) dengan komposisi:
RD syariah campuran Rp 1,076 T;
RD Syariah Indeks Rp 205,49 M;
RD Syariah Pendapatan Tetap Rp 465,698 M;
RD Syariah Saham Rp  1,8 T;
RD Syariah Terproteksi Rp  2,227 T.

Emiten syariah yang tercatat di bursa 213 emiten, Perusahaan publik syariah 3 emiten, Emiten syariah tidak listing 9 emiten, Total Daftar  Efek Syariah 225 Emiten.

Kebijakan Investasi Reksa Dana Syariah

Kebijakan investasi reksa dana syariah yakni hanya berinvestasi pada perusahaan dengan kategori halal,  dan memenuhi rasio keuangan tertentu. Halal yang dimaksud adalah perusahaan tersebut tidak memproduksi atau menjual sesuatu yang haram menurut Islam, seperti menjual daging babi, minuman keras, bisnis hiburan maksiat, judi, pornografi, dsb, tidak merugikan orang banyak, tidak merugikan orang dan bersifat mudarat (rokok), tidak boleh investasi pada portfolio yang yang bersifat riba (Adanya bunga), bukan judi (maysir), perdagangan yang tidak disertai penyerahan barang, perdagangan dengan penawaran dan permintaan palsu (bay al najsy), jual beli mengandung ketidakpastian (gharar) dan spekulatif, serta transaksi suap (risywah).

Memenuhi rasio keuangan tertentu, maksudnya total utang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total ekuitas tidak lebih dari 82 persen yang berarti modal 55 persen dan utang 45 persen, total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya dibandingkan dengan total pendapatan usaha (revenue) dan pendapatan lain-lain tidak lebih dari 10 persen.

Kebijakan Investasi reksadana syariah hanya dapat dilakukan pada instrumen keuangan yang sesuai dengan Syari’ah Islam, meliputi:
  • Efek Pasar Modal Syariah: Obligasi Syariah (Sukuk); Saham-saham yang masuk dalam DES (Daftar Efek Syariah), serta efek surat hutang lainnya yang sesuai dengan prinsip syariah.
  • Instrumen Pasar Uang Syariah: Sertifikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI) - Sertifikat Investasi Mudharabah Antar-Bank (SIMA) - Certificate of Deposit Mudharabah Mutlaqah (CD Mudharabah Mutlaqah) - Certificate of Deposit Mudharabah Muqayyadah (CD Mudharabah Muqayyadah)

Alasan Investasi Reksa Dana Syariah

Berikut macam-macam alasan orang untuk berinvestasi di Reksa Dana syariah: ingin berinvestasi di pasar modal tapi waktu terbatas, ingin berinvestasi tapi pengetahuannya masih belum memadai, sementara kebutuhan investasi tidak boleh ditunda-tunda, kurang akses atas informasi yang tersedia dipasar modal, ingin mempunyai return yang optimal atau bahkan mengalahkan return pasar namun dana yang terbatas, ingin diversifikasi investasi, ingin memenuhi kebutuhan jangka pendek, menengah atau panjang dan kesemuanya itu untuk mencapai kebebasan financial secara syariah, ingin berinvestasi tapi sesuai dengan tuntunan agama, alasan lainnya karena syariah memberikan tingkat stabilitas yang tinggi.

Keuntungan Investasi Reksa Dana Syariah

Berikut beberapa keuntungan jika berinvestasi pada reksa dana syariah antara lain:

1. Dikelola oleh manajemen professional
Tidak sembarang orang dan perusahaan boleh mengelola reksa dana. Untuk perorangan harus mempunyai ijin sertifikasi Wakil Manajer investasi. Untuk perusahaan harus mempunyai ijin Manajer Investasi, memenuhi syarat permodalan untuk mendirikan perusahaan manajer investasi, menjalani fit & proper test oleh BAPEPAM & LK untuk manajemen perusahaan dan secara berkala juga diaudit oleh BAPEPAM & LK; mempunyai SDM yang handal untuk mendukung setiap unit kerja di perusahaan manajer Investasi, dan tentunya SDM tersebut harus mengerti tentang syariah dan pengelolaan investasi secara syariah.

2. Transparan
Semua informasi mengenai kinerja investasi harian bisa dipantau di media masa. Setiap bulan nasabah akan diberikan laporan kinerja investasi seperti rekening koran dan kinerja Reksa Dana (Fund Fact Sheet).

3. Terdapat Dewan Pengawas Syariah (DPS)
Fungsi dari DPS adalah mengawasi dan memberikan pengarahan agar pengelolaan Reksa Dana sesuai dengan prinsip syariah yaitu jujur, berkeadilan dan bermanfaat bagi sesama.

4. Kemudahan berinvestasi
Banyak perusahaan manajer investasi/Asset Management dengan minimum pembelian Rp 100.000 - Rp 250.000 anda sudah bisa berinvestasi di Reksa Dana. Saat ini produk reksa dana syariah sudah tersedia sebesar 49 reksadana.

5. Diversifikasi
Untuk menghasilkan return yang optimal maka Anda harus mendiversifikasikan portfolio investasi Anda dengan cara membeli beberapa saham di sektor yang berbeda, membeli obligasi dan menaruhnya juga dipasar uang dengan tingkat return yang optimal. Pola diversifikasi semacam itu mensyaratkan nilai portfolio investasi yang tinggi.

Lalu bagaimana jika Anda yang memiliki dana terbatas? Reksa Dana adalah solusinya. Karena hakikatnya Reksa Dana adalah dana yang dihimpun dari orang-orang yang menginginkan investasi maka menghasilkan dana kelolaan yang besar. Dan hasil dari investasi yang optimal tersebut lalu dibagikan kepada investor sesuai dengan porsi investasinya tentu saja setelah dipotong oleh biaya-biaya yang telah disyaratkan oleh Manajer Investasi. Biaya-biaya ini pun tak besar karena untuk biaya pun tanggung renteng sesuai dengan porsi investasinya dan meniadakan biaya yang tak perlu lainnya jika investasi tersebut dilakukan seorang diri oleh investor. Ini salah satu sebabnya kinerja Reksa Dana lebih optimal dibanding jika investor harus berinvestasi sendiri.

6. Likuiditas yang tinggi
Apabila investor ingin menarik investasinya dikarenakan membutuhkan dana untuk keperluan yang lain ataupun ingin melakukan realisasi keuntungan maka bisa dicairkan atau ditarik kapan saja.

7. Biaya investasi cenderung rendah
Jika investor bertransaksi saham sendiri perhatikan biaya yang dibebankan oleh sekuritas seperti biaya transaksi minimal kisarannya adalah Rp 10.000-Rp 15.000. Namun ada juga yang membebankan keseluruhan biaya transaksi  dan ada yang per saham. Selain itu jika Anda menginginkan untuk melakukan transaksi obligasi syariah (Sukuk) maka nilai yang investasi yang ditawarkan minimal Rp 1 miliar kalaupun ada Sukuk Ritel (SUKRI) maka pembelian 1 unit minimal Rp 5 juta. Pertanyaan selanjutnya bagaimana jika Anda menginginkan investasi rutin dibawah Rp 5 juta maka Anda tidak bisa membeli Sukuk maupun Sukri.

Bandingkan dengan inflasi yang saat ini ada dikisaran 4,61 persen. Untuk Deposito diatas Rp 500 juta bank bisa memberikan bagi hasil 9 persen gross. Bandingkan jika yang mengelola adalah manajer investasi maka biaya investasinya akan rendah dengan hasil yang optimal.

8. Lebih aman dan cenderung stabil
Seperti telah dijelaskan diatas, rasio dengan batas 82 persen memberikan jaminan bahwa perusahaan memiliki struktur modal yang sehat dengan perbandingan utang tidak boleh lebih besar dari modal. Pada obligasi/sukuk mempunyai underlying asset yang jelas sehingga resiko default kecil sekali atau bahkan sama sekali tidak ada.  Dengan demikian melalui mekanisme rasio kuantitatif, Reksadana Syariah terselamatkan dari penurunan NAB yang tajam.
Untuk Obligasi Syariah dengan mekanisme underlying (ada nilai pokok yang dijadikan dasar penerbitan obligasi), investor dengan sendirinya merasa yakin bahwa obligasi syariah relatif aman sehingga banyak diinginkan oleh investor baik yang mengharuskan portfolio investasinya di syariah maupun tidak (konvensional). Umumnya yang memegang obligasi syariah adalah institusi syariah dan mereka pada umumnya memegang sampai tanggal jatuh tempo (hold to maturity) sehingga gejolak harganya relatif stabil.

9. Membantu perekonomian bangsaPada penerbitan SUKRI, negara bisa memanfaatkannya sehingga biaya pemerintah jadi lebih kecil, sedang pada perusahaan biasanya hasil penjualan sukuk dipakai untuk modal kerja perusahaan.

Resiko Investasi Reksa Dana Syariah

Seperti pada reksadana konvensional, investasi pada reksadana syariah pun mempunyai resiko, antara lain:
  • Risiko penurunan Nilai Aktiva Bersih (NAB)
  • Risiko Likuiditas jika terjadi pencairan dalam jumlah yang besar secara bersamaan
  • Risiko perubahan ekonomi dan politik dan peraturan perpajakan
  • Risiko terjadinya wanprestasi
  • Risiko Pembubaran


Reksa Dana Syariah Untuk Semua Kalangan

Syariah itu bukan ”Keyakinan” melainkan ”System Ekonomi” yaitu dengan mengedepankan prinsip kejujuran, keadilan dan bermanfaat bagi sesama itu menjadi nilai-nilai dasar kemanusiaan apapun agamanya dan berasal dari suku manapun.

Prinsip tanpa RIBA juga tidak hanya ada didalam Islam tapi juga di Nasrani, Yahudi dan agama lainnya. Silahkan cek pada kitab agama masing-masing. Tidaklah heran jika saat ini perkembangan syariah khususnya reksadana syariah sudah sampai ke Inggris, Perancis, Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, China, Hongkong dan banyak negara lainnya yang bukan mayoritas beragama Islam tetapi memakai konsep dasar syariah dalam pengelolaan keuangan dan Investasi.

Lebih dari itu di London sudah terlebih dahulu ada FTSE Global Islamic Index dan di Amerika Serikat sudah ada Dow Jones Islamic Indeks jauh sebelum Indonesia yang notabene adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Jadi sekarang selamat berinvestasi reksadana syariah, jangan lupa tentukan profil resiko anda, tentukan tujuan keuangan dan jangka waktu investasinya setelah itu mulailah lakukan investasi beerdasarkan klasifikasi diri anda sesuai butir butir diatas dan selamat menikmati hasilnya. Jadikan syariah sebagai way of life apapun suku anda, apapun agama anda dan suku anda. Kecil bersenang-senang, muda bekerja & investasi, tua sejahtera.

Senin, 22 Juli 2013

Mengenal Tabungan Deposito Berjangka

Lembaga keuangan bank mempunyai beberapa produk simpanan, salah satunya adalah deposito berjangka. Deposito adalah sejenis produk investasi/tabungan yang ditawarkan oleh bank kepada masyarakat. Kelebihan tabungan deposito adalah tingkat suku bunga bank yang diberikan lebih besar daripada produk tabungan biasa namun uang yang telah disimpan hanya boleh ditarik nasabah setelah jangka waktu tertentu. Oleh karena itu biasa disebut deposito berjangka.


Dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya, deposito merupakan instrumen investasi dengan resiko yang kecil. Melalui investasi deposito berjangka, Anda dapat menjaga nilai pokok dari uang yang Anda investasikan. Hal ini berbeda dengan instrumen investasi dalam bentuk saham dan investasi obligasi, dimana ada kemungkinan nilai pokok dari kedua investasi tersebut dapat berkurang. Nilai pokok obligasi sangat tergantung dari pergerakan suku bunga. Ketika suku bunga bergerak naik, harga obligasi bergerak turun. Begitu pula halnya dengan harga saham, yang juga tergantung pada kondisi pasar. Setiap kali terjadi ketidakstabilan politik dapat menyebabkan perubahan harga saham biasa berupa penurunan harga saham.

Oleh karena itu, bila Anda memiliki investasi dalam bentuk deposito berjangka, investasi Anda akan aman dari penurunan nilai pokok, walaupun suku bunga bergerak naik turun. Fluktuasi suku bunga bank hanya akan berpengaruh terhadap pendapatan bunga yang Anda terima, tidak pada penurunan atau kenaikan nilai pokok uang yang Anda investasikan.

Tabungan deposito juga dapat berfungsi sebagai alat investasi jangka panjang maupun jangka pendek. Dengan menginvestasikan uang dalam deposito berjangka, Anda mempunyai pilihan jatuh tempo dalam waktu satu, tiga, enam, dua belas bulan atau dua puluh empat bulan. Anda akan dikenakan denda (penalty) dengan tidak mendapat hasil apapun apabila Anda mencairkan dana deposito sebelum jatuh tempo. Dengan demikian, bila Anda berniat menggunakan uang tersebut delam jangka pendek sebaiknya Anda membuka tabungan. Karena dengan membuka tabungan, dana Anda sewaktu-waktu dapat diambil tanpa harus dikenakan denda. Namun, perlu Anda ketahui bahwa suku bunga tabungan yang diberikan biasanya lebih kecil dari suku bunga deposito bank. Walaupun demikian, dari pada menyimpan uang dibawah bantal, tentu menyimpan uang di bank akan lebih aman sesuai dengan pilihan jangka waktu yang diperlukan.

Uang yang Anda simpan di Bank, yang memenuhi persyaratan pemerintah, adalah seratus persen dijamin pemerintah dari resiko kegagalan bayar. Skema garansi tersebut masih diberlakukan oleh pemerintah untuk jangka waktu yang belum dapat ditentukan. Anda tidak perlu khawatir akan kehilangan uang yang Anda simpan bila bank tersebut ditutup atau diambil alih. Pemerintah akan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa uang Anda akan dibayarkan kembali sesuai dengan jumlah yang Anda simpan.

Deposito berjangka juga tersedia dalam beberapa mata uang asing. Jangan menyimpan uang Anda seluruhnya dalam bentuk tabungan deposito rupiah. Simpan sebagian dalam bentuk rupiah untuk keperluan mendadak dan bukalah deposito dalam mata uang US Dolar untuk keperluan jangka panjang. Anda mungkin khawatir akan fluktuasi nilai tukar mata uang pada deposio USD Anda, tetapi bila Anda terlalu konservatif, uang yang Anda tanamkan tidak akan cukup untuk mengimbangi laju inflasi. Anda akan kehilangan kemampuan daya beli akibat nilai tukar uang tersebut sangat rendah. Jika Anda memerlukan uang dalam bentuk US dollar dimasa yag akan datang, Anda sebaiknya menyimpan uang dalam US dollar.

Investasi / tabungan deposito relatif aman dan konservatif. Walau bagaimanapun, Anda seharusnya tidak berinvestasi hanya dalam bentuk deposito saja dalam portfolio investasi Anda. Diversifikasikanlah portfolio investasi yang Anda miliki. Jika Anda cenderung konservatif, tetaplah pada porsi deposito berjangka yang lebih besar dan sebagian kecil lainnya dalam instrumen obligasi dan saham.

Kamis, 04 Juli 2013

Bijak Menentukan Jumlah yang Harus Ditabung

Menabung merupakan aktifitas yang terkadang sulit kita lakukan. Karena setiap orang akan berbeda-beda biaya kebutuhan sehari-harinya. Terkadang, penghasilan yang diperoleh pun, tidak mencukupi kebutuhannya selama sebulan. Hingga pada akhirnya besar pasak daripada tiang.


Sebelum Anda menentukan berapa jumlah uang yang harus ditabung, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut.

1. Bentuk anggaran pengeluaran bulanan Anda
Pembentukan anggaran pengeluaran bulanan anda akan sangat membantu Anda memberikan guidance ke pos-pos apa saja yang sebenarnya lebih saya butuhkan dalam waktu sebulan. Skala prioritas menjadi landasan utama dalam memanage keuangan Anda sehingga Anda dapat mulai melakukan kebiasaan menabung.

2. Pastikan cashflow Anda dalam keadaan positif
Ketika cashflow dalam keadaan positif ini dapat memberikan gambaran berapa sih sisa penghasilan yang Anda peroleh setiap bulannya.

3. Tentukan tujuan
Penentuan tujuan menabung Anda dapat memberikan motivasi Anda lebih tinggi untuk disiplin dalam menabung. Misalnya, Anda ingin menikah 4 tahun lagi. Biaya menikah sekarang 50 juta. Nah Anda akan termotivasi untuk mencapai tujuan keuangan yang Anda telah tetapkan jangka waktunya.

Sebaiknya Anda tidak hanya menabung saja. Karena nilai uang ril saat ini lebih berharga daripada esok hari. Kondisi tersebut terjadi karena nilai uang yang akan datang akan tergerus oleh inflasi. Nah lebih baik, pola menabung tersebut diubah menjadi kebiasaaan berinvestasi untuk mengalahkan nilai inflasi yang dapat mengerus kekuatan ril uang yang Anda peroleh selama ini.

Setiap orang mempunyai jumlah tabungan dan investasi yang berbeda sesuai dengan kebutuhan mereka. Literatur di luar negeri mengatakan minimum tabungan & investasi adalah 10% dari jumlah penghasilan.

Sayangnya di Indonesia jumlah tersebut tidak cukup dikarena rata-rata inflasi 15 tahun terakhir yang cukup tinggi. Oleh sebab itu, idealnya minimum yang disisihkan (tabungan & investasi) adalah 15% dari penghasilan. Adapun jumlah maksimal tidak ada alias sebanyak-banyaknya. Sudah barang tentu investasi jauh lebih baik dari menabung karena bisa "menambah" aset Anda.

Sabtu, 15 Juni 2013

Mengenal Macam Produk Investasi

Beragam produk investasi bermunculan saat ini, baik investasi yang dilakukan secara online maupun offline. Sebagai calon investor, Anda harus mengetahui dan memahami produk-produk investasi apa saja yang ditawarkan oleh perusahaan finansial. Dengan mengetahui dan mempelajari berbagai macam investasi, maka Anda dapat menentukan investasi apa yang cocok dan sesuai dengan kebutuhan. Berikut ini bermacam-macam produk investasi yang tersedia di pasaran.


1. Tabungan di bank
Tabungan bank merupakan produk yang sangat umum diketahui masyarakat. Dengan menyimpan uang di tabungan, maka Anda akan mendapatkan suku bunga tertentu yang besarnya mengikuti kebijakan bank bersangkutan. Produk tabungan biasanya membolehkan Anda mengambil uang kapanpun yang diinginkan.

2. Deposito di bank
Produk deposito hampir sama dengan produk tabungan. Perbedaanya, dalam deposito tidak dapat mengambil uang kapanpun yang diinginkan, kecuali apabila uang tersebut sudah menginap di bank selama jangka waktu tertentu (tersedia pilihan antara satu, tiga, enam, dua belas, sampai dua puluh empat bulan). Suku bunga deposito biasanya lebih tinggi daripada suku bunga tabungan. Selama deposito belum jatuh tempo, uang tersebut tidak akan terpengaruh pada naik turunnya suku bunga di bank.

3. Obligasi
Obligasi atau sertifikat obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah maupun perusahaan, baik untuk menambah modal perusahaan, atau membiayai suatu proyek pemerintah. Karena sifatnya yang hampir sama dengan deposito, maka agar lebih menarik investor suku bunga obligasi biasanya sedikit lebih tinggi dibanding suku bunga deposito. Selain itu obligasi bersifat seperti saham. Kepemilikan obligasi dapat juga dijual kepada pihak lain baik dengan harga yang lebih tinggi maupun lebih rendah daripada ketika membelinya.

4. Emas
Emas adalah barang berharga yang paling diterima di seluruh dunia setelah mata uang asing dari negara-negara G-7 (sebutan bagi tujuh negara yang memiliki perekonomian yang kuat, yaitu Amerika, Jepang, Jerman, Inggris, Italia, Kanada, dan Perancis). Harga emas akan mengikuti kenaikan nilai mata uang dari negara-negara G-7. Semakin tinggi kenaikan nilai mata uang asing tersebut, semakin tinggi pula harga emas. Selain itu harga emas biasanya juga berbanding searah dengan inflasi. Semakin tinggi inflasi, biasanya akan semakin tinggi pula kenaikan harga emas. Seringkali kenaikan harga emas melampaui kenaikan inflasi itu sendiri.


5. Properti
Investasi dalam properti berarti investasi dalam bentuk tanah atau bangunan. Keuntungan yang bisa didapat dari properti ada dua cara, yaitu menyewakan properti tersebut ke pihak lain sehingga mendapatkan uang sewa, atau menjual properti tersebut dengan harga yang lebih tinggi.

6. Mata uang asing
Segala macam mata uang asing atau valuta asing biasanya dapat dijadikan alat investasi. Investasi dalam mata uang asing lebih beresiko dibandingkan dengan investasi dalam saham, karena nilai mata uang asing di Indonesia menganut sistem mengambang bebas (free float). Sistem free float adalah benar-benar tergantung pada permintaan dan penawaran di pasaran.

7. Saham
Saham adalah kepemilikan atas sebuah perusahaan yang mengeluarkan saham. Dengan membeli saham, berarti membeli sebagian perusahaan tersebut. Apabila perusahaan tersebut mengalami keuntungan, maka pemegang saham biasanya akan mendapatkan sebagian keuntungan yang disebut deviden. Saham juga bisa dijual kepada pihak lain, baik dengan harga yang lebih tinggi yang selisih harganya disebut capital gain. Saham juga bisa dijual dengan harga lebih rendah daripada kita membelinya, dan selisih harganya disebut capital loss. Jadi, keuntungan yang bisa didapat dari saham ada dua cara, yaitu deviden dan capital gain.


Setelah mengetahui macam-macam produk investasi, Anda juga perlu mengetahui untung ruginya. Berikut ini merupakan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing produk Investasi.

1. Tabungan
Kelebihan:
• Likuiditas yang tinggi dan dapat diambil kapan saja.
• Kemudahan bertransaksi: pengiriman uang, pembayaran (telepon, kartu kredit, dan lain-lain), penukaran uang, dan lain-lain.
• Dijamin pemerintah.
Kekurangan:
• Suku bunga yang diberikan sangat rendah, jauh di bawah tingkat inflasi.
• Bunga kena pajak 20 persen untuk tabungan di atas Rp 7,5 juta.

2. Deposito berjangka
Kelebihan:
• Suku bunga yang lebih tinggi dari produk tabungan biasa.
• Tetap ada likuiditas, dapat diambil kapan saja, meskipun ada jangka waktu tertentu.
• Dapat dijaminkan: untuk mendapatkan hutang dari bank yang sama.
Kekurangan:
• Suku bunga deposito belum bisa menandingi inflasi.
• Terkena penalti, bila diambil sebelum jatuh tempo.
• Deposito di atas Rp 7,5 juta kena pajak 20 persen.

3. Obligasi
Kelebihan:
• Memberikan pendapatan tetap berupa kupon. Bunga yang didapatkan umumnya lebih besar daripada deposito berjangka.
• Mendapatkan keuntungan atas penjualan obligasi atau capital gain, jika harga jual lebih tinggi daripada harga saat beli.
• Obligasi dapat digunakan sebagai agunan kredit bank.
Kekurangan:
• Tingkat suku bunga dengan harga obligasi mempunyai hubungan berbanding terbalik. Apabila tingkat suku bunga naik maka harga obligasi akan turun, dan sebaliknya.
• Tingkat likuiditas obligasi rendah. Hal ini terkait dengan pergerakan harga obligasi, khususnya apabila harga obligasi menurun.
• Resiko malprestasi perusahaan penerbit yang mempunyai masalah likuiditas dan tidak mampu melunasi kewajibannya ataupun mengalami kebangkrutan, maka pemegang obligasi akan menderita kerugian.

4. Emas
Kelebihan:
• Dalam jangka panjang, harga emas cenderung stabil dan naik.
• Dimanapun akan dijual, nilai emas akan sama.
• Emas tersedia dari berat satu gram hingga satu kilogram, sehingga investor dengan dana terbatas juga bisa berinvestasi dalam bentuk emas.
Kekurangan:
• Tidak cocok untuk investasi jangka pendek.
• Sulit dalam penyimpanan karena rawan hilang.
• Termasuk kategori investasi pasif, karena hanya akan mendapat keuntungan apabila harga emas naik.

5. Properti
Kelebihan:
• Harga properti relatif selalu naik karena kebutuhan yang meningkat.
Kekurangan:
• Membutuhkan dana investasi yang besar.
• Relatif lebih sulit untuk investasi properti karena mempertimbangkan banyak hal: prospek lingkungan, kebutuhan masyarakat, dll.

6. Mata uang asing
Kelebihan:
• Modal yang dibutuhkan fleksibel, tergantung kekuatan finansial investor.
• Investor bisa melakukan investasi ini secara individu tanpa harus masuk ke perusahaan pialang seperti investasi saham.
• Jika dibutuhkan mendesak, valuta asing bisa dicairkan sewaktu-waktu, antara lain melalui money changer atau bank.
Kekurangan:
• Mata uang asing sangat fluktuatif nilai tukarnya dan sangat rentan terhadap kebijakan pemerintah.
• Membutuhkan keahlian khusus untuk membaca arah pergerakan mata uang asing agar terhindar dari kerugian.

7. Saham
Kelebihan:
• Saham bisa memberikan keuntungan lebih tinggi, di atas produk tabungan dan deposito, bahkan bisa mengalahkan laju inflasi.
• Pemilik saham bisa mendapatkan laba dari kegiatan perusahaan yang disebut dengan  dividen berdasarkan jumlah kepemilikan saham.
• Pemilik saham bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga beli saham dan harga jualnya atau disebut capital gain.
Kekurangan:
• Resiko besar karena harga saham sangat rentan terhadap perubahan ekonomi
• Tidak semua saham memberikan dividen.
• Resiko kerugian perusahaan mengalami defisit anggaran ataupun karena perusahaan bangkrut sehingga harga saham anjlok.
• Adanya penghentian transaksi untuk perusahaan tertentu membuat pemegang saham tersebut tidak bisa melakukan traksaksi jual beli saham.

Selasa, 11 Juni 2013

Pentingnya Perencanaan Keuangan


Financial Plan atau Perencanaan Keuangan menjadi bagian penting dalam kehidupan Anda. Berikut beberapa alasan penting mengapa kita membutuhkan sebuah Perencanaan Keuangan.



1. Membedakan mana kebutuhan dan keinginan.
Gagalnya mencapai tujuan keuangan karena tidak adanya skala prioritas dalam keuangan. Hal ini dikarenakan tidak adanya penegasan mana kebutuhan maka keinginan. Semua keinginan dianggap kebutuhan. Perencanaan Keuangan membantu kita menentukan mana yang perlu mana yang ingin.

2. Memenuhi kewajiban dan sedekah.
Perencanaan Keuangan membantu kita untuk disiplin membayar perpuluhan, zakat, ataupun sedekah. Semakin cermat kita melakukan perencanaan keuangan, maka semakin konsisten dan kontinu juga kita berbuat banyak untuk memberi dukungan finansial kepada banyak orang.

3. Sederhana dan sejahtera.
Perencanaan Keuangan membuat kita hidup bisa sesuai standart penghidupan yang layak. Tidak foya-foya dan tidak terlalu sengsara/defisit tiap akhir bulan.

4. Hemat dan hebat.
Ada istilah penghasilan meningkat kebutuhan meningkat pula. Penghasilan yang meningkat cenderung membuat kita menjadi konsumtif, ditambah lagi dengan benefit lain, fasilitas kantor (gadget, kendaraan, rumah dinas, asuransi, dll) bonus, uang lembur, uang makan, THR, dll. Perencanaan Keuangan membantu kita mengelolanya dengan bijak, sehingga kita tetap hemat dan hebat dalam bergaya dan tetap produktif.

5. Melindungi diri kita dan keluarga dari risiko keuangan.
Dalam siklus hidup ada masa-masa naik dan turunnya tingkat kehidupan, dimana situasi kehidupan tersebut berhubungan dengan uang. Naik turunnya situasi keuangan masih dapat diatasi dengan bantuan perencanaan keuangan. Masalah-masalah penting & darurat yang berhubungan dengan keuangan : PHK, sakit, cacat, kematian kepala keluarga sebagai sumber pendapatan.

6. Melunasi utang.
Masih banyak diantara kita yang juga memiliki hutang yang besar, terutama hutang konsumtif. Sangatlah keliru jika tiap bulan investasi mengumpulkan aset tapi menumpuk hutang yang bunganya lebih tinggi dari hasil investasi kita. Menyelesaikan hutang adalah hal yang paling penting di dalam sebuah Perencanaan Keuangan yang dimiliki.

7. Biaya membesarkan anak-anak.
Setiap orang tua tentunya ingin memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Porsi yang cukup besar di dalam anggaran rumah tangga adalah biaya untuk membesarkan anak-anak. Biaya yang paling besar adalah biaya pendidikan sejak memasuki persiapan sekolah (pre-school) hingga perguruan tinggi. Jika biaya kuliah saat ini adalah Rp 50 juta, dengan adanya inflasi maka, dalam 15 tahun biaya tersebut menjadi sekitar Rp 550 juta. Anak yang lahir dan tumbuh dalam keluarga-keluarga yang serba ada, penuh kasih sayang tetapi kurang disiplin, menghasilkan anak manja. Ada banyak alasan orang tua memanjakan anak, alasan klasik adalah orang tua kasihan dengan anak yang ditinggal sendirian dengan pembantu. Ada orang tua yang tergoda memanjakan anak karena trauma dengan masa lalunya yang sulit dan pahit. Akibat dimanjakan, akhirnya daya tahan stres anak-anak tidak terbangun dengan baik, mereka tidak dapat bedakan keinginan (wants) dan kebutuhan (needs). Hal yang menyiksa hidup (anak) kita sesungguhnya bukanlah kesusahan tetapi justru kesenangan (berlebih). Anak yang terbiasa hidup dengan disiplin dan hidup dengan kesusahan, justru lebih tahan banting dengan kesusahan.

8. Pembelian aset, dari kendaraan hingga rumah.
Perlu suatu solusi agar keinginan untuk membeli aset-aset dapat tercapai.

9. Membiayai pembelian polis Asuransi.
Untuk melindungi nilai ekonomis seseorang yang menjadi sumber pendapatan keluarga adalah dengan asuransi. Asuransi yang dimiliki harus cukup untuk membiayai kehidupan hingga masa depan keluarga yang ditinggalkan dapat terjamin. Perencanaan Keuangan penting untuk: 10. Menikmati pensiun dengan taraf hidup yang nyaman.

Semua orang tua pasti tidak ingin memberatkan kehidupan anak-anak. Perencanaan keuangan bisa mewujudkan keluarga yang mandiri secara finansial. Orang tua tidak jadi parasit, anak-anak tidak jadi perongrong.

Sabtu, 01 Juni 2013

Tips Mengetahui Kinerja dan Memilih Reksadana

Sebelum berinvestasi di reksadana, pastinya Anda harus mengetahui bagaimana kinerja reksadana yang akan Anda pilih. Beberapa cara yaitu antara lain dengan membaca prospektus, mengetahui track record MI, dan dari kinerja Nilai Aktiva Bersih (NAB) harian reksadana.



Infovesta
Website infovesta (www.infovesta.com) menyediakan daftar reksadana yang cukup lengkap yang ada di Indonesia. Anda bisa mengetahui pertumbuhan reksadana dalam kurun waktu 1 hari, 1 bulan, 1 tahun, dan 3 tahun. Website ini bisa dijadikan langkah awal Anda untuk memilih reksadana.


Bloomberg
Website Bloomberg (www.bloomberg.com) menyediakan seluruh informasi mulai dari saham, reksadana, deposito, hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Untuk reksadana di Indonesia bisa diakses dari menu Market data > Mutual Funds > Mutual Fund Screener. Kemudian pilih Indonesia untuk Country of listing. Sedangkan pilihan lainnya bisa Anda abaikan, atau Anda atur untuk mempersempit pencarian.


Selanjutnya akan tampil daftar seluruh reksadana di Indonesia. Klik salah satu reksadana untuk melihat detail, mulai dari chart, kinerja, dan informasi umum seperti kapan reksadana tersebut dibentuk, dan kontak yang bisa dihubungi.

(klik gambar untuk memperbesar)

Bloomberg juga menyediakan interactive chart, dimana Anda dapat menambahkan reksadana lain sebagai perbandingan.

(klik gambar untuk memperbesar)

Hal-hal penting yang perlu diperhatikan dalam memilih reksadana yaitu:


  1. Reksadana tersebut harus dikeluarkan oleh Manager Investasi yang bonafit dan dapat dipercaya dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.
  2. Kinerja reksadana harus termasuk dalam 10 terbaik di sisi return dalam kurun waktu 3 tahun terakhir secara konsisten mengalahkan atau hampir sama dengan performance indeks pembanding. Biasanya sebagai pembanding digunakan performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
  3. Mempunyai Fee yang competitive (entry, switch & redeem). Ada beberapa reksadana yang membebaskan fee masuk dan keluar, biasanya dengan syarat dana Anda sudah berumur minimal 1 tahun.
  4. Kemudahan untuk pembelian dan penjualan unit. Beberapa reksadana sudah menerapkan pembelian secara online, maupun debet otomatis dari rekening bank tiap bulan. Hal ini menguntungkan sebab Anda tidak perlu repot lagi harus mendatangi kantor/agent tempat reksadana tersebut dijual.


Kamis, 16 Mei 2013

Tips Aman Bertransaksi dengan Kartu Kredit


Akhir-akhir ini aksi pembobolan kartu kredit dan debit makin marak terjadi di Indonesia. Hal tersebut membuat Bank Indonesia selaku regulator perbankan turun tangan untuk memberikan tips agar nasabah kartu kredit dan debit aman saat melakukan transaksi.



Berikut ini beberapa tips untuk pemegang kartu kredit:

1. Selalu aktifkan ponsel untuk setiap saat menerima dan memantau aktifitas transaksi dari bank penerbit. Hal ini berguna untuk lebih cepat mendeteksi transaksi yang tidak pernah Anda lakukan.

2. Teliti dan cek transaksi di lembar tagihan, terutama jika ada transaksi yang tidak dilakukan sendiri oleh pemegang kartu. Segera kontak bank dan minta klarifikasi jika ada transaksi yang tidak sesuai.

3. Jika transaksi sudah selesai, tegurlah kasir jika kartu kreditnya akan digesek lagi (swipe) di mesin register kasir. Karena sejak kartu kredit pakai chip, per 1 Januari 2010, transaksi hanya diproses dengan chip dengan cara di-deep, dan tidak lagi swipe (gesek).

4. Setelah tagihan kartu kredit keluar, segera bayar lunas, agar Anda terhindar dari bunga dan denda.

Tips untuk para pemegang kartu debit:

1. Pastikan setiap transaksi dengan menggunakan PIN.

2. Jaga baik-baik PIN agar tidak diketahui oleh pihak lain termasuk petugas bank sekalipun.

3. Segera hubungi bank dan minta blokir jika kartu hilang atau tertelan mesin ATM. Pastikan Anda mencatat/mengingat dan menghubungi nomor resmi bank yang Anda gunakan.

4. Segera minta ganti kartu jika bank sudah menginformasikan bahwa kartu sudah diblokir dan diminta untuk diganti.

5. Karena kartu debit juga umumnya jadi satu dengan kartu ATM, maka pastikan untuk penarikan tunai dilakukan di tempat yang nyaman dan aman. Jika ingin menarik tunai dalam jumlah besar, lebih baik dilakukan di counter bank.

6. Simpanlah setiap bukti transaksi dari kartu ATM dan debit untuk mencocokkan dengan transaksi yang tercatat dalam buku tabungan.

7. Sebaiknya ubahlah PIN secara berkala.

8. Jika di mesin kasir ada sejumlah EDC, upayakan agar transaksinya diproses secara on us, yakni dengan menggunakan EDC dari bank yang sama dengan penerbit kartu debitnya.

9. Tegurlah kasir jika transaksi sudah selesai, tetapi kartu debitnya di-swipe di mesin register kasir.

Selasa, 14 Mei 2013

Berapa Banyak Dana Pensiun yang Anda Butuhkan

Mungkin Anda pernah bermimpi ketika pensiun nanti tinggal dekat pantai di daerah tropis, sebuah villa di pegunungan, atau tempat yang bagus dekat kota. Tetapi bagi kebanyakan orang, bukan tentang di mana untuk pensiun, tetapi tentang bagaimana untuk memiliki cukup uang untuk hidup selama masa pensiun nanti. Jika Anda sedang menentukan berapa banyak yang Anda perlukan untuk pensiun, pikirkan beberapa pertanyaan berikut ini.


Apa jenis gaya hidup yang ingin Anda pertahankan selama pensiun? 
Jika Anda salah satu dari orang-orang langka yang selalu hidup dengan gaya hidup sederhana, Anda mungkin akan memerlukan sedikit biaya untuk hidup di masa pensiun.
 

Apa yang akan Anda lakukan ketika Anda pensiun? 
Buatlah daftar hal-hal dan kegiatan yang penting  dan sesuai dengan gaya hidup Anda di masa pensiun. Daftar ini berfungsi untuk mengetahui berapa dana yang harus Anda sisihkan dari penghasilan Anda.

Pensiun Anda mungkin akan berlangsung antara 15 dan 30 tahun. 
Anda akan membutuhkan sumber pendapatan yang tidak akan habis sebelum kehidupan Anda berakhir. Jika tidak, Anda akan menemukan penurunan dramatis dalam standar hidup. Usahakan Anda memiliki banyak sumber pendapatan yang mampu mendukung masa pensiun Anda. 

Dua sumber penting dana pensiun. 
Sumber pertama adalah penghasilan dari sumber permanen, misal: gaji pensiun. Sumber kedua adalah tabungan dan investasi. Anda memiliki kontrol yang sangat terbatas atas sumber pertama, dan  kontrol hampir total atas sumber kedua. Semuanya tergantung pada seberapa keras Anda mencoba untuk mengusahakan sumber-sumber tersebut. Faktanya, sangat sedikit orang memiliki disiplin untuk melakukan hal ini. 

Saat pensiun, Anda harus dapat mengurangi biaya hidup Anda. 
Banyak orang mampu melunasi rumah mereka sebelum mereka pensiun. Ini membutuhkan item besar dari anggaran. Karena Anda tidak akan bekerja sehari-hari, biaya transportasi Anda akan lebih rendah. Dengan berusaha untuk menghilangkan semua hutang sebelum pensiun, Anda akan memastikan bahwa pengeluaran bulanan Anda serendah mungkin.
 

Seiring bertambahnya usia, biaya-biaya tertentu akan meningkat. 
Biaya pengobatan dan biaya dokter adalah biaya yang besar untuk para manula. Yang terpenting bahwa Anda telah mengumpulkan cukup tabungan dan investasi untuk memberikan tambahan pendapatan mengimbangi beberapa biaya ini.

Minggu, 12 Mei 2013

Tips Investasi Logam Mulia Perak

Perak merupakan jenis logam mulia sama seperti emas, bisa dijadikan sarana investasi. Periode investasi perak jauh lebih lama dibanding emas dikarenakan saat ini pasar perak dalam negeri belum likuid atau booming dibandingkan emas. Untuk saat ini perak hanya bisa dijual terbatas ke sesama investor atau toko emas yg sudah menerima perak. Berikut tips sebelum Anda memulai untuk berinvestasi di logam mulia perak.


1. Gunakan uang nganggur
Saran yang sangat umum sebelum berinvestasi di berbagai instrument investasi: jangan beli logam mulia dari dana yang dipakai sehari-hari, misal dana belanja dapur, uang sekolah anak, atau dana kesehatan.

2. Sabar dan disiplin
Karena sifat dari investasi perak yang kurang likuid, maka Anda perlu ekstra sabar dan disiplin ketika berinvestasi di perak.

3. Investasi sekarang juga
Jangan takut dengan spread yang besar dan pasar yg belum likuid, saat ini harga perak masih sangat jauh dibanding emas. Sebenarnya kerugian terbesar seorang investor ialah menunda untuk membeli dengan alasan menunggu saat harga berada di lembah, bisa jadi harga puncak saat ini merupakan harga lembah 5 tahun yang akan datang.

4. Beli kemudian lupakan
Graphic spot perak memang naik dan turun seperti roller coster, namun posisi investor yang memiliki logam mulia secara fisik tetap aman, kenapa? Spot turun merupakan ulah shortage dari pemodal yang memiliki aset uang kertas yang sangat besar yang tidak senang dengan kenaikan logam mulia, namun karena permintaan logam mulia terus naik (baik sebagai media investasi maupun konsumsi) sementara produksi tidak dapat mengimbangi maka harga akan terus naik. Dengan kata lain walaupun spot harga logam mulia naik dan turun namun trend pergerakannya terus naik. Dengan demikian Anda tidak hanya melindungi aset dari inflasi bahkan kita juga dapat melipat gandakan nilai aset Anda.


6. Pilihlah perak batangan atau lantakan
Perak batangan (silver bullion) merupakan media investasi yang paling cocok dikarenakan harga per gramnya paling murah murah dibandingkan fine silver lainnya (dirham, art bar atau coin). Perak batangan memiliki desain yang sederhana dan harga per gramnya semakin murah untuk bullion dengan pecahan lebih besar.

7. Pecahan kecil vs besar
Pecahan kecil lebih fleksibel untuk dijual kembali. Jika Anda sedang butuh uang maka bisa dengan mudah dicairkan dan diterima di semua tempat, sedangkan untuk pecahan besar tidak semua pembeli mau. Kerugiannya yaitu pecahan kecil harga per gramnya lebih mahal daripada pecahan besar.

8. Keluarkan zakat
Bila kepemilikan logam mulia sudah mencapai nisab, silakan dikeluarkan zakatnya. Nishab perak ialah 5 uqiyah = 200 dirham = 595 gram, bila Anda memiliki perak sebesar 595 gram selama setahun kita wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5%.

Sabtu, 11 Mei 2013

Strategi Investasi ala Buffet


Warren Buffett adalah contoh terbaik bahwa investasi saham bisa membuat kita menjadi lebih kaya. Buffett tidak sendirian. Banyak pemegang saham pasif Berkshire Hathaway, terutama yang membeli saham tersebut di tahun 1960-an, ikut kecipratan rezeki menjadi miliarder.


Dalam kurun waktu 44 tahun terakhir, perusahaan yang dikelola Buffett ini memberikan imbal hasil rata-rata 20,3% per tahun. Perlu digarisbawahi bahwa Buffett bukan seorang trader saham, dia adalah investor saham.

Saya selalu mengajarkan prinsip dan strategi investasi ala Buffett kepada mahasiswa saya di kelas investasi. Supaya lebih bisa meresapi, saya memutarkan “World’s Greatest Money Maker”, video dokumenter tentang Buffett produksi BBC yang bisa juga dilihat di YouTube. Bisa Anda cari dengan kata kunci Buffett dan BBC.

Di video tersebut diceritakan kehidupan Buffett secara lengkap. Tidak hanya kantornya yang amat sederhana, tetapi makanan kesukaannya, rumahnya, riwayat hidupnya, percintaannya hingga filosofi investasinya. Yang menarik adalah kesempatan mendengar langsung tips Buffett.

Diutarakan ada delapan strategi investasi dari Buffett untuk kita agar menjadi lebih kaya lewat investasi saham.

1. Investasi, bukan spekulasi
Investasi diibaratkan seperti menanam benih, menunggu hingga tumbuh, berkembang dan berbuah. Bagi Buffett, membeli saham dengan harapan besok lusa atau minggu depan harga saham akan naik adalah spekulasi. Dalam jangka waktu begitu pendek, sulit sekali meramal apa yang akan terjadi dengan harga saham. Jika ingin berinvestasi, kata Buffett, siaplah untuk menanam dana kita dalam waktu yang panjang pada saham yang bagus.

Buffett juga memberi tip bagaimana memanfaatkan “Mr Market”. Ini adalah istilah dari Benyamin Graham, guru Buffett, merujuk pada pelaku di bursa saham. Buffett merujuk pada Bab 8 buku Graham yang legendaris, “The Intelligent Investor.” Buffett bilang, Mr Market harus melayani investor, bukan mendikte investor. Mr Market terkadang tidak rasional sehingga memberikan peluang bagi investor untuk membeli saham dengan harga super diskon.

2. Bukan hanya membeli, tapi jadilah pemilik
Investor sering lupa bahwa di balik saham ada sebuah bisnis yang butuh waktu untuk bertumbuh. Sebagian besar saham yang ada di portofolio Buffett adalah saham perusahaan barang konsumsi dan makanan, bank atau jasa keuangan, serta bisnis ritel. Pilihan sahamnya konsisten dengan prinsip investasi jangka panjang.

3.Tidak perlu diversifikasi
Prinsip ini sering disalahartikan bahwa Buffett anti diversifikasi. Yang dimaksud Buffett adalah belilah saham karena memang kita mengerti fundamental perusahaan tersebut, bukan sekadar membeli banyak saham. Pada kenyataannya, Buffett memiliki hampir 25 saham. Buffett bilang, jika memegang terlalu banyak saham, misalnya 50 saham, maka sulit untuk mengikuti perkembangan fundamental masing-masing saham.


4. Berpikir mandiri
Buffett tinggal di Omaha, sekitar 1.800 kilometer dari Wall Street. Dia menyatakan bahwa semakin jauh dari hiruk pikuk bursa saham semakin baik. Ini membuat investor jangka panjang kurang dipengaruhi oleh kehebohan jangka pendek.

Buffett terkenal tidak peduli apa kata dunia. Tidak hanya dalam berinvestasi, tetapi dalam memilih makanan dan masalah percintaan. Salah satu kisah sukses Buffett adalah saat membeli sejumlah besar saham Coca Cola. Meskipun mayoritas analis saham dan pelaku pasar menganggap bahwa harga saham Coca Cola kemahalan, dia malah berpikir sebaliknya.


5. Jangan berhutang
Buffett tidak suka berutang, apalagi untuk berinvestasi saham. Bahkan dia tidak tertarik untuk membeli saham perusahaan yang utangnya lebih banyak daripada ekuitas.

Prinsip menggunakan ekuitas untuk berinvestasi saham ini konsisten dengan prinsip berinvestasi secara jangka panjang. Harga saham sangat fluktuatif sehingga penggunaan ekuitas memberikan kemampuan bagi investor untuk tidak menjual sahamnya pada saat harga jatuh.

6. Selalu siap berubah
Buffett membuat peraturan dalam berinvestasi dan disiplin dalam menerapkannya. Namun, Buffett tidak akan ragu untuk melanggar peraturan tersebut bilamana diperlukan, misalnya, jika kondisi berubah.

7. Efisien
Buffett sigap dalam mengalokasikan keuntungan dari satu bisnis ke bisnis baru yang dianggap prospektif. Berkshire Hathaway adalah perusahaan asuransi yang menerima premi di depan dan membayar kemudian hari. Ini memberikan dana besar bagi Buffett untuk berinvestasi di berbagai bisnis.

8. Bersedekah
Buffett menyumbangkan uang senilai US$ 31 miliar atau Rp 300 triliun kepada Bill Gate’s Foundation. Prinsip terakhir menunjukkan bahwa bagi Buffett uang bukan segalanya. Ini juga tecermin dari gaya hidupnya yang amat sederhana.

Selasa, 07 Mei 2013

Tips Mengatur Keuangan Anda

Kebutuhan bulanan terpenuhi, bebas utang, dan mempunyai alokasi dana untuk investasi tentunya menjadi kondisi keuangan ideal yang diharapkan sebagian besar orang. Untuk mewujudkan kondisi tersebut tentunya pendapatan harus lebih besar dibandingkan dengan total pengeluaran, jangan sampai Anda dihadapkan dengan kondisi “Besar pasak daripada tiang”.


Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mengatur pengeluaran Anda:

1. Ketahui jumlah pendapatan Anda
Langkah awal yang bisa dilakukan adalah hitung total pendapatan Anda selama setahun terutama jika Anda masih bekerja sebagai Karyawan. Namun apabila ada freelance atau memiliki usaha sendiri, hitung jumlah yang Anda perkirakan akan diterima setiap bulannya kemudian dikalikan dengan 12.

2. Lacak dan kategorikan pengeluaran bulanan saat ini
Kalau harus menulis tiap rupiah yang kita belanjakan tentunya membuat kita menjadi malas. Banyak tersedia aplikasi untuk ponsel yang bisa mencatat dan memberikan laporan secara grafik kondisi keuangan Anda. Luangkan waktu untuk menganalisa pengeluaran beberapa minggu terakhir dan klasifikasikan sesuai dengan kategorinya (premier dan sekunder). Misalnya makanan, pengeluaran rumah tangga (air, listrik, telepon, dll).

3. Evaluasi dan mulai menyusun anggaran
Tahapan penting selanjutnya hitung total pengeluaran berdasarkan kategori yang sudah disusun. Apabila total pengeluaran lebih besar dibanding dengan pendapatan maka saatnya untuk mulai melakukan penyesuaian pengeluaran Anda pada kategori-kategori yang bisa disesuaikan. Misalnya selama ini anda menghabiskan Rp 300.000 untuk kategori hiburan (nonton, ngopi-ngopi, dll) maka kedepannya bisa mulai dikurangi 20-30 persen dengan mencari alternatif kegiatan lain yang tetap menghibur.

5. Lunasi hutang Anda
Setelah pengeluaran pokok utama sudah terpenuhi, jangan lupa untuk menyisihkan pendapatan Anda untuk bisa melunasi utang Anda (terutama utang-utang tidak produktif misalnya kartu kredit, cicilan elektronik, dll). Setiap tambahan rejeki atau uang ekstra sisihkanlah untuk melunasi cicilan utang Anda. Walaupun sedikit tentunya akan memberikan perubahan dalam jangka panjang untuk cashflow keuangan Anda.

6. Siapkan dana darurat
Keperluan-keperluan dadakan kerapkali datang pada saat yang tidak diharapkan. Terkadang ketika harus menghadapi kondisi tersebut kita tidak siap dan kewahalan. Oleh karena itu ada baiknya kita menyisihkan sebagian dari pendapatan kita untuk dana darurat. Tidak ada aturan baku berapa dana darurat yang harus disisihkan, sebagai gambaran kita bisa mulai menyisihkan setidaknya 4-6 kali dari pendapatan bulanan kita secara bertahap untuk disimpan sebagai dana darurat.

7. Sisihkan untuk investasi
Tidak bisa dipungkiri sebagian besar dari kita masih banyak yang cenderung membelanjakan terlebih dahulu pendapatan yang diterima dan sisanya baru disimpan untuk tabungan ataupun investasi. Akan lebih bijak jika kita bisa menyisihkan terlebih dahulu sebagian pendapatan sebelum kita belanjakan.

Sabtu, 04 Mei 2013

Mengenal Jenis-Jenis Investasi Reksadana

Reksadana merupakan investasi yang paling mudah, murah dan tanpa perlu banyak berpikir. Mudah karena Anda hanya perlu datang ke Bank agen penjual reksadana, murah karena Anda bisa investasi mulai dari 100 rb per bulan dan tanpa perlu banyak berpikir karena manager investasi yang mengatur portofolio investasi reksadana.


Prinsip sederhana dari investasi di reksadana adalah menitipkan uang kita kepada manager investasi untuk dikelola pada portofolio investasi. Dan Anda sebagai investor hanya perlu mengamati dan menikmati hasil investasi Anda.

Investasi reksadana terdiri dari beberapa macam menurut jenis portofolio atau alokasinya :
1. Reksadana pasar uang: deposito berjangka, SBI (Surat Bank Indonesia), Surat Utang
2. Reksadana pendapatan tetap: Surat Utang Negara/Perusahaan lebih dari 1 tahun, obligasi

3. Reksadana campuran: kombinasi antara obligasi dan saham
4. Reksadana saham: minimal 80% dialokasikan di efek ekuitas (saham)

Bagaimana memilih jenis reksadana yang tepat? Cara paling mudah adalah sesuaikan dengan lama periode dan tujuan investasi Anda:
1. Reksadana pasar uang 1-2 tahun
2. Reksadana pendapatan tetap 3-5 tahun
3. Reksadana campuran 6-10 tahun
4. Reksadana saham >10 tahun

Berapa pertumbuhan investasi di reksadana? Nah ini yang sulit dijelaskan karena banyak faktor yang mempengaruhi tetapi secara garis besar asumsi yang banyak digunakan adalah :
1. Reksadana pasar uang : 5-7% p.a
2. Reksadana pendapatan tetap : 7-10% p.a
3. Reksadana campuran : 10-15% p.a
4. Reksadana saham : 10-20% p.a

Yang perlu diingat adalah semakin tinggi imbal hasil, maka semakin tinggi pula resiko yang Anda terima (high risk, high return).